rekor-henna-adit-4
Para seniman henna yang mengikuti acara bertajuk Henna Art for You ini tidak hanya memberikan henna gratis, tapi juga berkompetisi dalam lomba henna. Kriteria penilaian adalah keselarasan memadukan motif Indonesia dengan seni henna.

”Menggali motif khas sangat banyak ragamnya seperti batik, ukir dan arsitektur yang ada di Indonesia. Tantangannya membuat motif tersebut dalam karya seni henna,” ujar Executive Coordinator Henna Club Indonesia, Dian Rosianti.

Batam misalnya, mengangkat gonggong sebagai motif. Seniman asal Semarang memilih ikon kota seperti Tugu Muda dan Gereja Blenduk. Sedangkan, seniman lain yang berasal dari Jawa Tengah lebih banyak bermain dengan motif-motif batik.

Ia menambahkan, pertemuan akbar ini merupakan kali ketiga diselenggarakan sejak komunitas tersebut berdiri sekitar delapan tahun lalu. Namun begitu, pertemuan ketiga ini terbilang besar. Diikuti oleh seniman henna dari DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jogjakarta, Bali, Sumatra, Kepulauan Riau, Maluku, Sulawesi, Kalimantan dan Papua.

”Tiap daerah sebetulnya ada komunitas regional masing-masing dan seringkali mengadakan kegiatan. Tujuannya mengenalkan seni henna ini serta berbagai pengalaman. Sehingga teknik mereka pun berkembang,” ujarnya.

Sedangkan komunitas ini sendiri sudah berdiri sekitar 8 tahun lalu diinisiasi oleh Yuliastuti Sri. Sebagian besar terhubung melalui jejaring sosial dengan anggota mencapai lebih dari 3.000 seniman dan pencinta henna art.

”Komunitas ini sebetulnya mewadahi seniman henna dengan rumpun yang familier dengan bahasa Indonesia. Jadi dari Singapura, Malaysia, Brunei juga ada. Tapi sejauh ini untuk gathering masih di Indonesia, meskipun di luar ada. Tapi seringnya terkendala dana,” ujarnya.

Mall Manager Ciputra Semarang, Ani Suyatni menambahkan, kegiatan ini diharapkan dapat memfasilitasi para seniman untuk berkumpul, sharing dan silaturahmi. ”Wadah bagi komunitas yang memiliki kegiatan positif untuk tampil di mal. Meningkatkan kemampuan karena tren motif terus berkembang. Seperti tema ini untuk menggali motif dari masing-masing daerah seniman henna,” ujarnya. (*/ida/ce1)