Borobudur Marathon Ajang Bergengsi Pelari Dunia

364
PROMOSI WISATA: Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyentuh garis finish saat berlangsung Borobudur 10K tahun lalu. (IST)
PROMOSI WISATA: Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyentuh garis finish saat berlangsung Borobudur 10K tahun lalu. (IST)
PROMOSI WISATA: Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyentuh garis finish saat berlangsung Borobudur 10K tahun lalu. (IST)
PROMOSI WISATA: Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyentuh garis finish saat berlangsung Borobudur 10K tahun lalu. (IST)
SEMARANG – Event lari tingkat dunia terbesar di Jawa Tengah, Borobudur Marathon 2016 tinggal satu bulan lagi. Tepatnya lomba lari yang tahun ini diberi titel Bank jateng Borobudur Marathon 2016 akan digeber 20 November mendatang, berpusat di Candi Borobudur, Magelang.

Lomba lari internasional ini mengalami metamorfosa sejak digeber 2012 silam. Dimulai dengan Borobudur 10K, kemudian tahun 2015 kemarin ada penambahan kategori yakni hal marathon. Nah, tahun ini Bank Jateng Borobudur Marathon akan melombakan lima kategori.

Yakni ambassador dan selebriti (3 km), 10 km, half marathon (21 km), maraton (42 km), dan ultramaraton (120 km). Lomba tersebut menjadi event bergengsi yang paling ditunggu para pelari tingkat dunia, apalagi hadiah yang disediakan panitia semakin besar, tahun ini dengan total hadiah Rp 4 miliar.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dinpora) Jateng Budi Santoso mengatakan, hingg saat ini sudah terdaftar para pelari dari 17 negara telah memastikan berpartisipasi. Di antaranya Kenya, Ethiopia, Nigeria, Prancis, Amerika Serikat, Singapura, Jepang, Malaysia, dan tuan rumah Indonesia. “Juara half marathon untuk kategori elite internasional kategori putra dan putri tahun 2015, Kenedy Lilian dan Paninahkihen, yang sama-sama berasal dari Kenya, kembali akan berkompetisi,” tandasnya.

Untuk kategori selebriti, artis kocak Soimah dan para awak grup musik Seventeen telah menyatakan kesediaannya. “Tiap tahun jumlah pelari terus meningkat. Tahun lalu 16 ribu, sekarang kami menargetkan sebanyak 20 ribu pelari akan mengikuti lomba tersebut. Saat ini sekitar 6 ribu pelari telah mendaftar baik melalui online maupun mendaftar langsung,” jelas Budi.

Budi Santoso menjelaskan, event akan semakin meriah dengan digelarnya acara-acara pendukung. Di antaranya Borobudur Central Java Adventure Offroad (11-13 November), event sepeda BTN Tour de Borobudur (18-19 November), dan Borobudur Expo (17- 19 November).

Sebulan menjelang berlangsungnyaBorobudur Marathon 2016, panitia terus mematangkan persiapan. Konsep sport and tourism akan digarap secarta maksimal. ’’Harapan kami, peserta luar negeri atau luar daerah bisa mengetahui potensi wisata Jateng. Sebab, rute yang dilalui menyuguhkan keindahan alam dan pariwisata Jateng,’’ paparnya. (smu)