Seorang PNS Tertembak Peluru Nyasar

261

SEMARANG-Seorang laki-laki bernama Aris Setyanto, 35, warga Kampung Pete, Kelurahan Sudimoro, Kecamatan Trasi, Boyolali terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Islam (RSI) Sultan Agung Semarang. Lantaran kakinya tertembak peluru nyasar yang diduga dari sebuah senjata api jenis revolver. 

Entah dari mana asal tembakan senjata api itu, tahu-tahu sebuah peluru sudah bersarang di kaki bagian betis sebelah kanan. Meski tidak sampai menimbulkan korban jiwa, akibat kejadian ini, kaki korban mengalami luka robek di bagian betis sebelah kanan.

Peristiwa naas ini dialami korban pada Sabtu (15/10) sekitar pukul 01.30 dini hari kemarin. Terjadi di sebuah tempat di sekitar lokasi Polder Tawang, ketika hendak naik alat transportasi angkutan kota.

Sedangkan kejadian ini bermula ketika korban usia melakukan perjalanan dari Jakarta naik Kereta Api (KA) Majapahit tujuan Stasiun Tawang. Setiba di lokasi, korban turun dan keluar stasiun berjalan kaki menuju sekitar Polder Tawang berniat mencari angkutan umum jurusan Terboyo.

Dalam kondisi gelap itulah, korban dikejutkan oleh suara letusan ketika kakinya hendak menginjakkan masuk ke dalam angkot. Meski demikian, korban tak menghiraukan dan terus masuk ke dalam angkot menuju Terboyo untuk menyambung perjalanan ke Boyolali.

“Saya kira suara ban meletus. Gak tahu darimana asalnya. Pas di dalam angkot tiba-tiba betis kaki kanan saya terasa perih,” ungkapnya saat pelaporan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Semarang, Sabtu (15/10) kemarin.

Merasakan hal itu, korban penasaran dan langsung melihat kaki kanannya yang terasa perih. Sontak korban terkejut lantaran kakinya telah berdarah dan terlihat adanya luka robek di bagian betis termasuk celananya juga ikut bolong akibat tertembus benda yang diduga sebuah peluru.

“Sopir angkot langsung saya suruh mengantar ke RSI Sultan Agung. Langsung ditangani dokter, hasil gambar rongsen di dalam kaki ada benda seperti peluru,” katanya.