Sisihkan hampir Seluruh Gaji, Rombak Mobil Jadi Ceper

Dewi Handayani, Penghobi Modifikasi Mobil

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di...

Kalau sudah hobi, bisa dibilang irasional. Tak peduli gaji habis hanya untuk memenuhi hobi yang bukan kebutuhan pokok, hati jauh lebih terpuaskan. Sebagaimana yang dirasakan Dewi Handayani, yang hobi memodifikasi Honda Civic FD1 2009. Seperti apa?

JOKO SUSANTO

TAMPAK elegan dan terkesan mewah, sekali melihat mobil Honda Civic FD1 2009 milik Dewi Handayani yang mengusung tema stance daily (ceper harian). Belum lagi warna abu-abu yang dipadukan dengan gray, menghiasi warna utama mobil tersebut. Sehingga mobil yang awalnya dibeli dengan harga Rp 200 juta tersebut, semakin eksentrik. Tak hanya itu, sound system menjadi kelebihan utama karena suaranya menggema dan ngebass. Sehingga membuat siapa saja betah berada di dalam mobil tersebut.

Pemilik mobil yang akrab Dewi Princes tersebut mengaku modifikasi mobil tersebut tidak diperolehnya secara instan. Bahkan, ia harus rela menyisihkan gajinya selama bekerja di perusahaan swasta. Padahal, gajinya kala itu hanya Rp 3 juta, yang Rp 2 juta sudah ia sisihkan untuk biaya memodifikasi mobil. Meski begitu, dirinya bertekad menyisihkan gaji terus-menerus, sampai mobil kesayangannya benar-benar berubah seperti mobil sport, termasuk knalpotnya bisa sampai dua unit.

”Awalnya mobil ini saya beli Rp 200 juta. Itu pun, saya sudah tangan kedua. Yang punya bapak-bapak dari Semarang, tapi jarang dipakai. Mobil tersebut saat ini saya modifikasi yang biayanya hampir mendekati harga mobil itu sendiri,” kata Dewi yang merupakan anggota Kunang-Kunang Auto Club (KKAC) Chapter Semarang saat ditemui Jawa Pos Radar Semarang, kemarin.

Bagi Dewi, mobil standar yang dibuat modifikasi ceper jelas memiliki keistimewan tersendiri. Selain ada kepuasaan batin, mobilnya juga bisa terlihat keren, sekalipun biaya modifikasi yang dikeluarkan lebih besar dari biaya harga mobilnya.

”Semula saya suka melihat mobil sport. Jadi benar-benar ingin membuat seperti mobil sport. Makanya saya modif biar ceper dan terlihat elegan,” tutur gadis kelahiran Kendal, 6 September 1990 silam ini.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Random News

Ponsel Dagangan Dirampas Pemabuk

BARUSARI - Ahmad Djumadi, 43, warga Gang Bandeng, Mangkang Wetan, Tugu, hanya bisa mengelus dada. Niatnya mencari nafkah dengan berjualan handphone bekas yang digelar...

Perawat yang Hobi Melukis

ISMA Isna Sanny sejak kecil menyukai dunia lukis-melukis. Gadis kelahiran 1995 ini selalu meluangkan waktu di sela-sela kuliah jurusan perawat Universitas Sultan Agung (Unissula)...

Sederhana Tapi Nyaman

RADARSEMARANG.COM - DESAIN Sederhana yang ditawarkan oleh rumah bertipe minimalis saat ini menjadi daya tarik tersendiri di kalangan masyarakat. Dengan memaksimalkan lahan sempit, rumah...

Dua Mahasiswa Undip Pukuli Wartawan

TEMBALANG - Civitas akademika Universitas Diponegoro (Undip) kembali ternoda. Dua mahasiswa Fakultas Hukum (FH) setempat digelandang ke Mapolsek Tembalang setelah melakukan pengeroyokan terhadap wartawan...

More Articles Like This

- Advertisement -