SIDAK: Rombongan Komisi D DPRD Provinsi Jateng saat sidak ke jembatan Dukuh Singopadu, Desa Sidorejo, Kecamatan Karangawen yang putus akibat tergerus banjir. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SIDAK: Rombongan Komisi D DPRD Provinsi Jateng saat sidak ke jembatan Dukuh Singopadu, Desa Sidorejo, Kecamatan Karangawen yang putus akibat tergerus banjir. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SIDAK: Rombongan Komisi D DPRD Provinsi Jateng saat sidak ke jembatan Dukuh Singopadu, Desa Sidorejo, Kecamatan Karangawen yang putus akibat tergerus banjir. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SIDAK: Rombongan Komisi D DPRD Provinsi Jateng saat sidak ke jembatan Dukuh Singopadu, Desa Sidorejo, Kecamatan Karangawen yang putus akibat tergerus banjir. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DEMAK- Pemkab Demak diminta untuk segera mengajukan bantuan ke Provinsi Jateng agar jembatan yang ujungnya putus di Dukuh Singopadu, Desa Sidorejo, Kecamatan Karangawen tertangani. Sebab, keberadaan jembatan tersebut sangat vital untuk lalulintas antar desa diwilayah itu.

Anggota Komisi D DPRD Provinsi Jateng yang juga Sekretaris Fraksi PKB, Hj  Ida Nur Sa’adah di sela meninjau langsung jembatan Singopadu bersama rombongan Komisi D lainnya, kemarin mengatakan, dana APBD Demak yang dianggarkan senilai Rp 200 juta lebih baik tidak digunakan untuk perbaikan jembatan tersebut. Sebab, selain tidak mencukupi, juga rawan terjadi persoalan.

“Lebih baik Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, Pertambangan dan Energi (DPUPPE) Pemkab Demak secepatnya melaporkan kejadian itu, dan mengusulkan perbaikan jembatan ke Provinsi Jateng, termasuk ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk kebutuhan penguatan tanggul jembatan,”kata Ida.

Ia juga berharap, pemerintah perlu memprioritaskan penguatan tanggul sungai diwilayah hilir. Sebab, tanggul sungai di bagian bawah rawan jebol karena tidak mampu menampung air dari wilayah atas (hulu).

“Kalau terjadi bencana itu biasanya yang paling rawan justru yang bagian hilir, termasuk di Demak dan Grobogan,”imbuhnya.

Sidak Komisi D DPRD Provinsi Jateng yang dipimpin Wakil Ketua dan Sekretarisnya  Hadi Santoso dan Jazus tersebut disambut Kepala DPUPPE Demak, Doso Purnomo.

Menurut Doso, untuk memperkuat tanggul jembatan yang longsor akibat banjir sementara diperkuat dengan kayu gelugu pohon kelapa dan sesek anyaman kayu bambu.(hib/aro)