1.872 Personel Siap Amankan Pilkades

194

KENDAL-Sedikitnya 1.872 personel petugas gabungan akan mengamankan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kendal serentak di 62 desa pada 17 Oktober mendatang. Ribuan personel tersebut terdiri atas anggota TNI, Polri dan Linmas. Para personel tersebut rencananya akan ditempatkan di 238 tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di 62 desa.

Kapolres Kendal AKBP Maulana Hamdan di sela Apel Kesiapan Pasukan dalam rangka Pengamanan Pilkades Kabupaten Kendal 2016 yang digelar di halaman mapolres setempat. “Pengamanan ini untuk menjaga suana agar tetap kondusif pada saat pelaksanaan,” katanya, Selasa (11/10).

Selain itu, pengamanan juga upaya untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya konflik. Yakni, kemungkinan adanya bentrok antarpendukung dari massa pendukung calon kades.

Pengamanan, lanjut Hamdan, tidak hanya dilakukan pada saat pelaksanaan pencoblosan saja. Tapi menjelang pencoblosan dan pasca penghitungan suara. Yakni, untuk menciptakan suasana kondusif. “Selain itu, pengamanan juga dilakukan pada para calon kades,” katanya.

Hamdan memaparkan beberapa jenis kerawanan dalam pilkades yang mungkin bisa menjadi penyebab konflik,  antara lain kampanye hitam, politik uang dan gesekan antarpendukung calon yang tidak puas dengan hasil penghitungan suara. 

Nantinya pihak polres akan menurunkan 450  personel polisi, yang masing-masing TPS akan dijaga minimal dua anggota polisi dibantu dengan polsek setempat.

Sekda Bambang Dwiyono, menambahkan, pemilihan kepala desa di Kabupaten Kendal tahun ini digelar 62 desa yang tersebar di 19 kecamatan dengan 171 calon. Satu desa diikuti minimal dua calon dan maksimal lima calon. “Beberapa desa dinilai rawan terjadi gesekan tersebar di lima kecamatan, yakni Boja, Plantungan, Ringinarum, Singorojo, dan Sukorejo,” ujarnya. (bud/aro)