Pencipta Asli Lagu Sayang Somasi Via Vallen

1477
SOMASI : Tim somasi Anton Obama saat menggelar jumpa pers di salah satu hotel di Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SOMASI : Tim somasi Anton Obama saat menggelar jumpa pers di salah satu hotel di Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

UNGARAN-Merasa sudah dirugikan oleh salah satu stasiun TV nasional, pencipta lagu dangdut Anton Obama, 50, akan melayangkan somasi kepada stasiun TV tersebut. Pasalnya dalam program ajang pencarian bakat penyanyi dangdut pada stasiun TV tersebut lagu berjudul ‘Sayang’ miliknya ditulis sebagai lagu ciptaan Via Vallen.

Hal itu dikatakan Anton jumpa pers di salahsatu hotel di Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang, Minggu (9/10) kemarin. Dalam keterangannya, Anton mengklaim sebagai pencipta asli lirik lagu tersebut. “Bagi saya aneh. Hal itu terlalu berani ngeklaim karya orang lain sebagai karyanya,” kata anton di depan awak media.

Pasca tayangan program pencarian bakat tersebut, Anton segera menunjuk kuasa hukum untuk menyelesaikan masalah pencurian hak cipta lagunya. Somasi lantas dilayangkan ke pihak stasiun TV.

Dikatakan Anton, stasiun TV yang lekat dengan beragam segmen pencarian bakat itu merespon positif. Bahkan mereka mengaku siap melakukan investigasi dan memberi keputusan secepatnya. Jika keputusan nanti tidak berpihak padanya, Anton dan kuasa hukum telah menyiapkan langkah berikutnya.

“Kami akan melayangkan somasi ke artis dangdut asal Surabaya Via Vallen. Dia telah menyalahi aturan penulisan lirik,” jelas Anton yang berprofesi sebagai penguasaha kayu ini.

Dijelaskannya, selain Via Vallen, lagu Sayang juga pernah diklaim oleh Band Hip Hop dangdut asal Jogja. Namun persoalan itu selesai dengan cepat karena pihak manajemen Band Hip Hop tersebut segera meminta maaf. “Dengan gentle mereka meminta maaf telah mendaur ulang dan mengkomersilkan lagu saya,” tambah seniman kelahiran Surakarta itu.

1
2
BAGIKAN

3 KOMENTAR

Comments are closed.