MURAL RAKSASA: Widodo Kabutdo di depan salah satu bagian tebing Brown Canyon yang sudah digambari. (PRATONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MURAL RAKSASA: Widodo Kabutdo di depan salah satu bagian tebing Brown Canyon yang sudah digambari. (PRATONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

MURAL RAKSASA: Widodo Kabutdo di depan salah satu bagian tebing Brown Canyon yang sudah digambari. (PRATONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MURAL RAKSASA: Widodo Kabutdo di depan salah satu bagian tebing Brown Canyon yang sudah digambari. (PRATONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

Bekas lokasi galian C di Desa Rowosari Kelurahan Meteseh Kecamatan Tembalang atau yang lebih dikenal dengan sebutan Brown Canyon, bisa dipandang dari berbagai sudut berbeda. Ada yang melihat lokasi bertebing ini merupakan tempat wisata baru, ada pula yang menilai sebagai bentuk kerusakan lingkungan.

PRATONO, Semarang

BROWN Canyon di mata Widodo Kabutdo, 33, merupakan tempat yang memiliki daya tarik tersendiri. Ia melihat tebing-tebing batu, padas dan tanah tersebut ibarat ”kanvas” raksasa. Seniman kelahiran Tegal yang selama ini dikenal dengan karya-karya berbahan sampah plastik ini, tengah membuat mural raksasa di tebing Brown Canyon.

Sudah sekitar sebulan Widodo berkarya di Brown Canyon. Sebuah dinding padas sepanjang sekitar 25 meter sudah dihiasi lukisan meski baru konsep awal yang jauh dari selesai. Figur yang ditampilkan serupa benda yang meliuk mirip ular, ikan, tangga dan lainnya. Ia menggunakan cat genteng yang antiair untuk mewarnai tebing-tebing batu dan padas.

”Gambar ini menyangkut sisi spiritual diri saya yang digabung dengan mitologi Desa Rowosari tapi dengan sentuhan modern,” tutur Widodo yang mengeluarkan dana pribadi untuk mewujudkan karya seni ini.

Perupa otodidak dengan pendidikan formal Sekolah Teknik Menengah (STM) jurusan teknik mesin di Bandung ini menjelaskan, objek yang meliuk-liuk tersebut mencul begitu saja dalam pikirannya ketika pertama kali menyusun konsep gambar yang akan dibuat. Ternyata sketsa awal itu membuat kaget warga setempat. Sebab berdasarkan kepercayaan warga setempat, penunggu kawasan Brown Canyon adalah ular raksasa.