Mahasiswa Unnes Hanyut saat Diksar: Satu Belum Ditemukan, Dua Selamat

254

mahasiswa-hanyut

SEMARANG – Tiga mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) terhanyut di Sungai Segoro, Banaran, Kecamatan Gunungpati, Minggu (9/10) kemarin. Dua orang berhasil ditemukan, satu orang belum diketahui nasibnya dan masih dalam pencarian petugas Basarnas.

Tiga mahasiswa tersebut berasal dari Fakultas MIPA jurusan Matematika. Diketahui masing-masing bernama Dian Candra, 17 dan Aditya Rafalino,17. Keduanya berhasil ditemukan selamat di aliran Sungai Ayobya dengan kondisi selamat.

Korban Aditya Rafelino ditemukan pukul 16.00 oleh rekan-rekannya. Korban Dian Candra, berhasil ditemukan pada pukul 19.00 dalam kondisi selamat di bantaran aliran sungai.

Sedangkan Kurnia Dwi, 18, warga Desa Balong, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora belum diketahui nasibnya. Masih dalam pencarian petugas gabungan Basarnas, SAR dan dibantu warga sekitar.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Semarang, peristiwa ini terjadi, Minggu (9/10) kemarin, sekitar pukul 15.00 kemarin. Bermula ketika para mahasiswa dan mahasiswi tersebut mengikuti pelatihan pendidikan SAR (Diksar) yang diadakan oleh kampus di Sungai Kalisegoro, Gunungpati.

Kegiatan ini diikuti sekitar 29 orang mahasiswa dan mahasiswi pencinta alam. Dalam kesempatan tersebut, ada sesi menyeberangi sungai di daerah Kalisegoro untuk menuju curug (air terjun kecil) yang ada di daerah tersebut.

Saat mulai menyeberang sungai, arus air tidak terlalu besar. Namun pada saat mereka dalam proses menyeberang sungai dan berada di tengah, arus air menjadi deras karena diguyur hujan. Akibatnya, beberapa mahasiswa terseret arus sungai.