Optimistis Kalahkan Incumbent di Salatiga

Cilacap Medan Perang Bharatayuda

276
KOMPAK BERKEMEJA PUTIH : Calon kepala daerah – wakil kepala daerah PDIP pada Pilkada Kabupaten/Kota di Jateng 2017 berfoto bersama usai menerima rekomendasi di Hotel Santika Premiere, kemarin. (Ricky Fitriyanto/Jawa Pos Radar Semarang)
KOMPAK BERKEMEJA PUTIH : Calon kepala daerah – wakil kepala daerah PDIP pada Pilkada Kabupaten/Kota di Jateng 2017 berfoto bersama usai menerima rekomendasi di Hotel Santika Premiere, kemarin. (Ricky Fitriyanto/Jawa Pos Radar Semarang)
KOMPAK BERKEMEJA PUTIH : Calon kepala daerah – wakil kepala daerah PDIP pada Pilkada Kabupaten/Kota di Jateng 2017 berfoto bersama usai menerima rekomendasi di Hotel Santika Premiere, kemarin. (Ricky Fitriyanto/Jawa Pos Radar Semarang)
KOMPAK BERKEMEJA PUTIH : Calon kepala daerah – wakil kepala daerah PDIP pada Pilkada Kabupaten/Kota di Jateng 2017 berfoto bersama usai menerima rekomendasi di Hotel Santika Premiere, kemarin. (Ricky Fitriyanto/Jawa Pos Radar Semarang)
SEMARANG – Dari tujuh daerah yang menggelar Pilkada di Jateng 2017 mendatang, Kabupaten Cilacap bakal menjadi medan pertempuran paling sengit bagi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Sebab, incumbent Tatto Suwarto Pamuji yang dulu diusung PDIP, mendadak ganti parpol. Dia menolak diusung partai berlambang banteng moncong putih dan merapat ke Partai Golkar.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Jateng, Bambang Wuryanto menjelaskan, Tatto telah resmi menolak menandatangani surat rekomendasi untuk diajukan dalam Pilkada 2017 mendatang.

”Tawaran dari Sekjen PDIP ditolak, dan dia memilih partai lain. Ini bisa jadi Perang Bharatayuda versi kami,” paparnya usai Konsolidasi Pemenangan Pilkada Serentak 2017 DPD PDIP Jateng di Hotel Santika Premiere Semarang, Selasa (20/9).

Dia mengakui, Kabupaten Cilacap akan menjadi wilayah yang paling alot pertempurannya. Meski begitu, pria yang akrab disapa Bambang Pacul ini tetap optimistis pasangan Taufik Nurhidayat-Faiqoh Subky yang diusung PDIP bisa mengalahkan incumbent.

Menurutnya, dalam pilkada 2017 mendatang, PDIP telah mematok target semaksimal mungkin. Target itu dianggap cukup realistis mengingat PDIP telah mengantarkan 22 pasangan kepala daerah, serta 27 orang di Fraksi DPRD Jateng.

”Masing-masing wilayah punya karakter bertempur yang berbeda. Karakter Cilacap beda dari Pati. Begitu juga daerah lain. Jadi komandannya disesuaikan,” katanya.