Meilita Hasan, MC yang Jago Catur

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Meilita Hasan (JOKO SUSANTO/ Jawa Pos Radar Semarang)
Meilita Hasan (JOKO SUSANTO/ Jawa Pos Radar Semarang)

MEILITA Hasan tak hanya piawai menjadi master of ceremony atau MC dalam sebuah acara. Mantan aktivis Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum (FH) Universitas Negeri Semarang (Unnes) ini ternyata juga seorang atlet catur. Segudang prestasi olahraga asah otak ini sudah dikoleksi, di antaranya Juara 1 Catur Putri Tingkat Provinsi Jateng 2010, Juara 1 Catur Putri Tingkat Kabupaten Tegal 2007, dan Juara 1 Catur Putri Tingkat eks Karesidenan Pekalongan 2006.

Gadis kelahiran 30 Mei 1995 ini mengaku mencintai olahraga catur sejak usia 5 tahun. Menurut dia, dengan bermain catur, dirinya bisa melatih pola pikir untuk belajar, seperti strategi, kehati-hatian dalam melangkah, dan mengasah otak.

Putri kedua dari dua bersaudara pasangan Hasan Suroso dan Aneliyah ini mengaku suka catur lantaran kakek dan pamannya juga atlet catur. Bahkan pamannya masuk dalam jajaran Master Catur Indonesia pada 2005.

”Sejak kecil sering melihat paman dan kakek bermain catur. Sejak itu, saya sering membaca buku catur, dan bermain catur,” ucap gadis yang akrab disapa Meta ini kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Anggota Student Unnes as Protokoler 2015 ini menilai, menekuni olahraga catur banyak manfaat yang bisa dipetik. Salah satunya mencegah alzheimer (sejenis sindrom, Red), bisa menambah nutrisi otak untuk melatih konsentrasi, analisis dan kreativitas.

”Olahraga itu tidak harus memerlukan tenaga ekstra, karena itu saya memilih catur yang bisa mengasah otak,” ucap Duta Wisata Kabupaten Tegal 2015 ini. (jks/aro/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -