Jateng Siap Beri Kontribusi Munas Tiara Kusuma

314
ANGGUN: Model Amelia saat ikut menampilkan riasan Santi Salon dengan busana oleh designer Yunios Mujianto di Pendopo Kendal, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
ANGGUN: Model Amelia saat ikut menampilkan riasan Santi Salon dengan busana oleh designer Yunios Mujianto di Pendopo Kendal, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
ANGGUN: Model Amelia saat ikut menampilkan riasan Santi Salon dengan busana oleh designer Yunios Mujianto di Pendopo Kendal, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
ANGGUN: Model Amelia saat ikut menampilkan riasan Santi Salon dengan busana oleh designer Yunios Mujianto di Pendopo Kendal, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL—Berbagai  model riasan dipamerkan dalam rapat pleno DPD Tiara Kusuma Jateng yang berlangsung di Pendopo Agung Pemkab Kendal, kemarin. Selain itu, momen rutin pertemuan para pakar kecantikan dan pengusaha salon di Jateng itu juga menggelar seminar tata rias.

Belasan model berlenggak lenggok di atas catwalk. Mereka memamerkan tata rias dan gaun maupun pakaian dari para perias yang tergabung di DPC Tiara Kusuma Kendal. Salah satu menarik adalah gaun dan rias pengantin ala Kendal dari Muhamad Jefri.
Gaun pengantin memadukan antara pakaian adat kraton Solo dan Yogyakarta. Begitu pula dandanan juga memadukan kedua ada tersebut.

Selain perias, nampak pula designer pakaian Yunios Mujianto  yang pernah merancangkan pakaian Bupati Kendal.
Yunios mengatakan pihaknya menampilkan pakaian kebaya modern yang dipadukan dengan make up natural beuaty clasic oleh Santi Salon.  Diperagakan oleh model Amelia, gaun kebaya modern yang dikenakan nampak begitu mewah dan memukau semua peserta seminar yang hadir.

Ketua DPC Tiara Kusuma Kendal, Muhammad Jefri mengatakan pameran tata rias tersebut diikuti oleh puluhan para perias di Kendal. “Ini adalah agenda rutin Tiara Kusuma, kebetulan ditempatkan di Kendal,” tuturnya.
Sedangkan rapat pleno yang dipimpin Ketua DPD Tiara Kusuma Jateng, Ratna Kenis Sadkono membahas rapat pleno musyawara nasional (munas) Tiara Kusuma di Jakarta pada 10 Oktober mendatang. Menurutnya, Jateng harus bisa memberikan kontribusi  dalam munas.

Di Kendal sendiri jumlah perias yang sudah tergabung di Tiara Kusuma baru sekitar 350 orang. Sedangkan yang aktif di pengurusan ada 50 orang. “Tidak hanya rias pengantin, tapi semua rias. Jadi Tiara Kusuma ini wadah bagi para perias,” tambah Jefri.

Ratna Kenis menambahkan Agenda Munas adalah memilih ketua Umum Tiara Kusuma. Meskipun belum muncul adanya calon dari Jateng, namun ia meminta agar 15 DPC Tiara Kusuma se Jateng ikut dalam Munas tersebut. “Semua DPC harus mengirim utusannya dalam Munas tersebut. Akomodasi dan Hotel sudah kami sediakan,” tuturnya. (bud/zal)