Ditemukan Cacing Hati di Sapi Kurban

713

SEMARANG—Ribuan hewan kurban yang disembelih saat Hari Raya Idul Adha 1437 H di Kota Semarang dan Kendal, Senin (12/9) kemarin, ternyata belum semuanya bebas dari cacing hati (fasciolasis). Terbukti, petugas Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertan) Kota Semarang menemukan cacing hati di 12 ekor sapi kurban yang disembelih warga di 6 kecamatan, yakni Gayamsari, Gajahmungkur, Gunungpati, Tugu, Mijen dan Semarang Barat.

Beruntung, sapi kurban yang diketahui mengandung cacing hati itu belum sempat didistribusikan kepada masyarakat. Sebab, jika bagian yang mengandung hati sapi tersebut dikonsumsi manusia bisa berbahaya.  Sebab, cacing yang berkembangbiak di dalam hati sapi itu bisa berpindah menggerogoti hati manusia yang mengonsumsinya.

“Data sementara, hingga pukul 16.30 (kemarin) di Semarang total ada 982 ekor sapi, 3.351 ekor kambing, 74 ekor domba dan 3 ekor kerbau yang disembelih. Dari jumlah itu, sebanyak 12 ekor sapi diketahui mengandung cacing hati,” beber Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Semarang, Rusdiana kepada Jawa Pos Radar Semarang, Senin (12/9).

Dijelaskannya, 12 ekor sapi bercacing hati tersebut ditemukan saat pihaknya bersama tim Dispertan Kota Semarang melakukan pantauan keliling di 16 kecamatan di Kota Semarang.

“Sapi yang mengandung cacing hati itu di antaranya kami temukan di daerah Gayamsari, Gunungpati, dan beberapa tempat lain. Rata-rata, cacing hatinya sudah mencapai 10-20 persen,” katanya. 

Karena itu, lanjut Rusdiana, daging hati sapi yang mengandung cacing hati tersebut tidak boleh dikonsumsi oleh masyarakat. Sebab, akan sangat membahayakan bagi kesehatan. “Ya dibuang (hati sapi yang mengandung cacing), kalau sudah mencapai 10-20 persen nggak boleh dikonsumsi. Kalau dikonsumsi, sangat berbahaya,” tandasnya.