Dua Pengendara Motor Kebrukan Pohon Tumbang

431

SEMARANG – Tidak ada angin tidak ada hujan, sebuah pohon besar jenis Angsana di Jalan Raya Mangkang-Semarang Km 15 tiba-tiba tumbang, Rabu (7/9) kemarin. Peristiwa itu menyebabkan dua pengendara motor terpaksa dilarikan ke rumah sakit lantaran tertimpa pohon. Selain itu, pohon yang tumbang juga menyebabkan arus lalu lintas arah Mangkang menuju Kota Semarang macet. Pasalnya, batang pohon tersebut merintangi jalan.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Semarang, pohon tersebut tiba-tiba ambruk sekitar pukul 16.00 kemarin. Diduga, pohon yang tumbang sudah lapuk dimakan usia.

”Awalnya sempat terdengar suara kretak-kretak. Saya langsung lari ke tengah jalan. Saat saya lihat, pohon itu batangnya sudah mau tumbang tapi belum ambruk,” ujar salah satu mekanik bengkel Mandiri yang enggan disebut namanya.

Pohon yang tumbang tersebut persis di samping bengkel Mandiri. Ia pun langsung menghentikan pengendara motor dan mobil yang melaju dari arah Kendal ke Semarang. ”Tapi ada dua pengendara motor Kawasaki Blizt dan Vespa yang telanjur lewat hingga kebrukan pohon,” katanya.

Pemilik Bengkel Mandiri, Daniel Jimmy, mengatakan, Pohon Angsana tersebut sudah berusia tua. Sebelumnya banyak ranting pohon itu yang mengalami patah. ”Pohon ini sudah berusia puluhan tahun. Saya sudah di sini 8 tahun, pohon itu sudah berdiri besar. Ranting-rantingnya sudah sering jatuh dari atas. Terakhir sekitar 6 bulan lalu ranting besar jatuh persis di depan bengkel. Berarti ini kan sudah tanda-tandanya rapuh,” ujarnya.

Jimmy mengaku sudah melaporkan pohon tua tersebut ke pihak kelurahan agar dipotong. Hanya saja, laporannya tidak mendapat respons. ”Laporan saya sudah tahun 2015 lalu ke kelurahan. Katanya mau disampaikan ke kecamatan. Jawabnya tinggal menunggu pelaksanaan. Tapi pelaksanaan belum sampai, sudah tumbang duluan,” katanya.

Dia menjelaskan, setidaknya masih ada satu pohon lagi yang kondisinya membahayakan. Menurutnya, pohon tersebut usianya hampir sama dengan pohon yang tumbang di sebelah kanan rumahnya, dan pangkal batangnya sudah lapuk.

”Pohon yang di samping kiri rumah juga sudah saya laporkan. Tapi belum ada tindak lanjut. Padahal sudah membahayakan,” keluhnya.

Pihaknya berharap kepada pemerintah segera mengambil langkah terkait pohon-pohon di tepi jalan yang sudah tua dan lapuk. Pasalnya, selain membahayakan bagi pengendara, juga bagi pemilik rumah di sekitar pohon tersebut.

”Saya sebenarnya mau negor (motong) sendiri, tapi kan tidak boleh, bisa kena hukuman. Kemarin saja dari PLN juga tidak berani motong waktu mbetulkan kabelnya,” katanya.

Sayangnya, hingga tadi malam, koran ini belum berhasil mendapatkan nama kedua korban. Informasinya, kedua pengendara motor nahas itu dilarikan ke RS Tugurejo untuk mendapat perawatan. ”Hanya luka ringan, sudah dilarikan ke rumah sakit,” kata salah satu petugas Polsek Tugu. (mha/aro/ce1)

M. HARIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG
MERINTANG DI JALAN: Petugas bersama warga saat mengevakuasi pohon tumbang di Jalan Raya Mangkang-Semarang Km 15 kemarin.