Temukan Hewan Kurban Kudisan

199
LAYAK KURBAN: Kepala Dinas Pertanian Kota Semarang, Rusdiana, dan tim melakukan pemeriksaan hewan kurban di kawasan Jalan Untung Suropati, Semarang, kemarin. (Adityo Dwi/Jawa Pos Radar Semarang)
LAYAK KURBAN: Kepala Dinas Pertanian Kota Semarang, Rusdiana, dan tim melakukan pemeriksaan hewan kurban di kawasan Jalan Untung Suropati, Semarang, kemarin. (Adityo Dwi/Jawa Pos Radar Semarang)
SEMARANG – Dinas Pertanian (Dispertan) Kota Semarang, menemukan lima kambing kurban yang terjangkit penyakit kudisan. Hal tersebut ditemukan saat menggelar inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah titik penjual hewan kurban, Senin (5/9).

Menurut Kepala Dinas Pertanian Kota Semarang, Rusdiana, banyaknya pedagang hewan kurban jelang Idul Adha, maka kewaspadaan terhadap kelayakan hewan kurban harus ditingkatkan. Salah satunya dengan menggelar pemeriksaan hewan kurban yang tersebar di 16 kecamatan.

”Hewan kurban yang dijual apakah sudah sesuai dengan syariat dan syarat-syarat kesehatan seperti sudah berumur dan powel (melewati usia minimal hewan yang boleh dikurbankan, Red),” terang Rusdiana saat melakukan pemeriksaan hewan kurban di Jalan Untung Suropati, Kalipancur, Semarang, kemarin.

Hasil pemeriksaan oleh petugas yang disebar di lapangan, lanjut Rusdiana, memang ditemukan beberapa hewan kurban yang mengidap penyakit kulit. Kondisi tersebut ditemukan petugas saat menggelar sidak di Genuk dan Tembalang. ”Memang untuk jumlahnya tidak banyak, cuma ada empat sampai lima ekor saja, tapi tetap harus diwaspadai,” katanya.

Kambing kudisan, ungkapnya, kemungkinan besar merupakan kiriman distributor dari Kabupaten Grobogan dan Boyolali. Bahkan di tiap kecamatan, telah diterjunkan beberapa tim medis hewan yang terdiri atas dokter dan penyuluh dari dinas.

”Kita data pedagang dan hewan kurban yang dijual. Pedagang harus punya surat kesehatan hewan yang dibawa dari luar Kota Semarang,” ujarnya.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Jawa Tengah, Agus Waryanto, yang juga ikut memantau di lokasi penjualan hewan kurban di Jalan Untung Suropati, Kalipancur, mengatakan, terdapat 3 ekor domba, 200 kambing, dan 25 sapi yang layak disembelih saat Idul Adha tiba.

”Hewan kurban itu sudah dicek kesehatannya, dari aspek umur telah memenuhi syarat, dari kesehatannya sudah layak dikonsumsi. Jangan sampai kejadian tahun lalu terulang lagi yakni ditemukan hewan kurban yang belum memenuhi usia dan ada cacingnya,” ungkapnya. (hid/zal/ce1)