BERSINERGI: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat memberi sambutan terkait smart city dalam Indonesia Smart City Forum di Bandung, Sabtu (3/9). (ISTIMEWA)
BERSINERGI: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat memberi sambutan terkait smart city dalam Indonesia Smart City Forum di Bandung, Sabtu (3/9). (ISTIMEWA)
BERSINERGI: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat memberi sambutan terkait smart city dalam Indonesia Smart City Forum di Bandung, Sabtu (3/9). (ISTIMEWA)
BERSINERGI: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat memberi sambutan terkait smart city dalam Indonesia Smart City Forum di Bandung, Sabtu (3/9). (ISTIMEWA)

SEMARANG – Tiga wali kota inovatif, yakni Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, dan Wali Kota Makassar Ramdhan Pomanto, sepakat saling sinergi untuk pengembangan smart city di kota masing-masing. Hal tersebut terwujud dalam acara Indonesia Smart City Forum (ISCF) 2016, yang digelar di Ballroom The Trans Luxury Hotel Bandung, Sabtu (3/9). Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, menjadi saksi dalam kesepakatan tersebut.

”Seperti yang sudah dibicarakan Kang Emil (Ridwan Kamil) dan Bang Dani (Ramdhan Pomanto), kami sepakat bila sekarang bukan lagi bicara kompetisi antardaerah atau bahkan kepala daerah, mari kita bangun Indonesia bersama-sama dan saling membantu pengembangan daerah-daerah lain  di Indonesia dengan berkolaborasi,” tegas Hendi –sapaan akrab Hendrar Prihadi— disambut tepuk tangan audiens‎ yang hadir di ruangan tersebut.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo pun memberi apresiasi terhadap kesepakatan yang dibuat oleh Hendi, Emil, dan Dani. ”Memang belum banyak daerah yang menonjol, baru Bandung, Surabaya,‎ Makassar, dan Semarang. Makanya kalau ada penghargaan kan daerahnya itu-itu saja,” ungkap Tjahjo Kumolo.

Terkait smart city, Tjahjo mengharapkan kesepakatan ini dapat membuat semakin banyak daerah melahirkan inovasi-inovasi baru berbasis smart city.

Setidaknya ada 4 kesepakatan yang dibuat oleh Hendi, Emil, dan Dani tersebut. Yang pertama yakni integrasi konsep dan platform smart city sebagai  fondasi Indonesia smart nation. Kedua, kolaborasi antarpemerintah daerah untuk saling bersinergi dalam pembangun smart city di wilayah masing-masing. Ketiga yakni memfasilitasi peningkatan sinergi Academic, Business, Government, Community oleh pemerintah guna mewujudkan smart city.‎ Dan yang keempat yakni berbagi pakai aplikasi untuk mempercepat dan mengefisienkan pembangunan smart city melalui tempat penyimpanan (repository) nasional.