Manajemen Go-Jek Justru Naikkan Bonus Driver

671
MASIH BUNTU: Pertemuan manajemen Go-Jek dengan dewan dan perwakilan driver di Gedung DPRD Kota Semarang, kemarin.IDA NOR LAYLA/JAWA POS RADAR SEMARANG
MASIH BUNTU: Pertemuan manajemen Go-Jek dengan dewan dan perwakilan driver di Gedung DPRD Kota Semarang, kemarin.IDA NOR LAYLA/JAWA POS RADAR SEMARANG
MASIH BUNTU: Pertemuan manajemen Go-Jek dengan dewan dan perwakilan driver di Gedung DPRD Kota Semarang, kemarin.IDA NOR LAYLA/JAWA POS RADAR SEMARANG
MASIH BUNTU: Pertemuan manajemen Go-Jek dengan dewan dan perwakilan driver di Gedung DPRD Kota Semarang, kemarin.IDA NOR LAYLA/JAWA POS RADAR SEMARANG
SEMARANG – Setelah sempat mangkir pada pertemuan sebelumnya, manajemen Go-Jek Indonesia, kemarin (1/9), akhirnya memenuhi panggilan DPRD Kota Semarang. Mereka dipertemukan dengan perwakilan driver Go-Jek yang belum lama ini menggelar aksi protes atas penerapan kebijakan baru di perusahaan ojek online tersebut.

Pertemuan yang digelar di ruang serbaguna DPRD Kota itu dihadiri perwakilan dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT), kepolisian, serta perwakilan driver Go-Jek. Sedangkan dari jajaran manajemen Go-Jek hadir Senior Vice President Operations Go-Jek Arno Tse, VP of Legal Affairs Go-Jek Chandra A Naradhipa Satar, Operational Manager Go-Jek Semarang Bambang Kurniawan, PR Manager Go-Jek Rindu Ragillia dan Senior Advisor Go-Jek Aziz Hasibuan.

Senior Vice President Operations PT Go-Jek Indonesia, Arno Tse, mengatakan, pada prinsipnya manajemen Go-Jek sama sekali tidak ada maksud merugikan siapa pun. Bahkan sejak awal tujuan inovasi aplikasi Go-Jek adalah untuk menyejahterakan para driver ojek.