Parpol Daftar Balon Mendekati Deadline

229

SEMARANG – Sejumlah partai politik (parpol) menahan diri untuk mendaftarkan pasangan bakal calon (balon) kepala daerah dalam bursa Pilkada 2017 mendatang. Mereka masih menyembunyikan nama, dan baru diumumkan mendekati deadline atau di akhir masa pendaftaran ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 21-23 September mendatang.

Koordinator Desk Pilkada DPW PAN Jateng, Achsin Maruf, menjelaskan, saat ini pihaknya masih terus berkomunikasi dengan sejumlah parpol untuk mengusung nama pasangan. Dari tujuh kabupaten/kota di Jateng yang akan menggelar Pilkada 2017, belum seluruhnya  menentukan calon. ”Masih ada waktu sekitar 20 hari lagi, dan biasanya diumumkan mendekati deadline,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Selasa (30/8).

Menurut Achsin, banyak faktor yang membuat pihaknya belum menentukan calon di sejumlah daerah. Yakni, faktor calon dan koalisi parpol. Mengingat tidak semua daerah, PAN memiliki kursi di legislatif. ”Kami terus melakukan komunikasi dengan sejumlah nama yang akan diusung dan parpol di daerah,” ujarnya.

Dari tujuh daerah, lanjut Achsin, baru empat daerah yang sudah ada kejelasan dukungan. Yakni, Jepara, Banjarnegara, Salatiga, dan Cilacap. Dari semua daerah itu, Banjarnegara menjadi prioritas karena Ketua DPW PAN Jateng, Wahyu Kristianto, mencalonkan diri. ”Tapi masih menunggu rekomendasi partai koalisi,” katanya.

Untuk Cilacap, awalnya PAN sudah mendukung incumbent Tatto Suwarto Pamuji. Tapi Tatto mengundurkan diri meski sudah mengantongi rekomendasi. Dia pun mengajukan istrinya untuk menggantikannya. ”Tidak langsung kami iyakan. Harus sesuai prosedur dari awal, termasuk survei,” bebernya

Di Salatiga, lanjutnya, meski tak memiliki kursi di DPRD, PAN sudah memutuskan mendukung Yuliyanto-Muh Haris (Yaris). Saat ini, sedang diusulkan ke DPW untuk dimintakan rekomendasi ke DPP. Sementara Jepara, DPW PAN Jateng sudah mengusulkan ke DPP untuk diberikan rekomendasi ke Subroto. Alasannya, Subroto termasuk orang pertama yang mendatangi PAN untuk meminta dukungan, sebelum ke partai lain, yakni Nasdem, Golkar, dan Demokrat.

Sedangkan Brebes, Batang, dan Pati, pihaknya masih melakukan komunikasi dengan sejumlah parpol. Jika sampai batas akhir ternyata tak mendapatkan calon, maka nantinya akan mendukung calon yang mendapat suara mayoritas. ”Calon masih potensi berubah. Termasuk menghitung kekuatan lawan,” katanya.

Sekretaris DPW PKS Jateng, Ikhsan Mustofa, mengungkapkan, dari tujuh daerah yang sudah pasti mengusung calon adalah di Salatiga dan Jepara. Bahkan di Salatiga dalam waktu dekat akan melakukan deklarasi ke pasangan Yaris, karena rekomendasi DPP sudah turun. ”Kalau daerah lainnya masih dalam proses komunikasi untuk membangun koalisi,” ujarnya.
 
Ketua KPU Jateng, Joko Purnomo, mengatakan, pihaknya saat ini masih menggelar rapat kerja (raker) untuk menyiapkan pelaksanaan pemutakhiran data, pengumuman dan pendaftaran pasangan calon, serta pemeriksaan kesehatan para bakal calon. ”Untuk kesehatan, nanti kita melibatkan Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Badan Narkotika Nasional (BNN), dan Himpunan Psikolog,” katanya. (amh/aro/ce1)