Angkat Eksistensi Kesenian Lokal

293
KESENIAN DAERAH: Peserta tari daerah mencoba menarik perhatian dewan juri lewat kekompakan gerakan. (Agus Hariyanto/Jawa Pos Radar Semarang)
KESENIAN DAERAH: Peserta tari daerah mencoba menarik perhatian dewan juri lewat kekompakan gerakan. (Agus Hariyanto/Jawa Pos Radar Semarang)
KESENIAN DAERAH: Peserta tari daerah mencoba menarik perhatian dewan juri lewat kekompakan gerakan. (Agus Hariyanto/Jawa Pos Radar Semarang)
KESENIAN DAERAH: Peserta tari daerah mencoba menarik perhatian dewan juri lewat kekompakan gerakan. (Agus Hariyanto/Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG – Sebanyak 37 peserta dari 35 pengurus cabang Bahayangkari Polda Jateng, mengikuti lomba tari yang diselenggarakan di gedung Borobudur, Mapolda Jateng, kemarin. Kegiatan tersebut sebagai kemeriahan dalam perayaaan HUT Bhayangkari ke-64 di 2016.

Ketua Bhayangkari Polda Jateng, Santi Condro Kirono mengatakan, para peserta diminta memakai pakaian adat masing-masing daerah. Sedangkan gerakan tarian mengikuti irama ini musik maumere dari Nusa Tenggara Timur. ”Semua peserta menampilkan musik maumere. Meski iramanya sama, gerakannya boleh divariasi,” katanya.

Acara lomba ini sekaligus untuk silaturahmi dan sekaligus mengangkat kesenian dan budaya daerah. Dia berharap kegiatan pelestarian seni budaya seperti ini bisa menjadi agenda tahunan dalam HUT Bhayangkara. ”Harapan kami nanti tetap berkelanjutan. Ini juga untuk mengembangkan kebudayaan di Indonesia,” terangnya.

Peserta lomba yang tampil dinilai oleh dewan juri. Setiap anggota peserta yang mengikuti lomba ini pun juga harus memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) Bhayangkara. Juara pertama diraih Bhayangkari Cabang Temanggung meraih juara 1, disusul juara 2 Bhayangkari Cabang Cilacap dan juara 3 Bhayangkari Magelang, sementara sebagai juara favorit Bhayangkari Klaten.

Para pejabat yang hadir menonton perlombaan ini juga tak kalah meriah ikut bergoyang. Bahkan, pucuk pimpinan kepolisian Daerah Jawa Tengah, Irjen Pol Chondro Kirono berbaur ikut berjoget bersama tamu undangan. (mha/zal/ce1)