Tekankan Etika Ilmiah dalam Opak UIN Walisongo Semarang

323
DOKUMEN UIN WALISONGO FOR JAWA POS RADAR SEMARANG
TAK ADA PERPELONCOAN: Suasana pembukaan Opak UIN Walisongo kemarin.

SEMARANG – Sebanyak 3.759 mahasiswa angkatan 2016 mengikuti orientasi pengenalan kampus (OPAK) di lapangan bola kampus III UIN Walisongo, selama empat hari, mulai Selasa (23/8) sampai Jumat (26/8) mendatang.

Acara dibuka Rektor UIN Walisongo Prof Muhibbin dengan memukul gong sebanyak sembilan kali sebagai simbol walisongo dan pelepasan balon udara. Pembukaan dimeriahkan dengan penampilan MOB mahasiswa baru membentuk logo UIN Walisongo, Unity of Sciences, dan Kecintaan Almamater UIN Walisongo, dilanjutkan dengan UKM Expo. Rektor memotivasi mahasiswa dengan membuat yel-yel, ”Mahasiswa hebat UIN Walisongo Jaya!,” seru Muhibbin dengan penuh semangat.

Prof Muhibbin yakin jika kehadiran mahasiswa baru ini bisa membawa kejayaan kampus UIN. ”Kedatangan kalian akan menambah kehebatan dan kesemarakkan kampus. OPAK ini mengajak kalian menjadi orang yang berkarakter dan berakhlakul karimah,” katanya.

Ditegaskan, dalam OPAK tidak boleh ada perpeloncoan. Materi utama yang ditekankan adalah etika ilmiah, materi Islam nusantara serta penguatan dan pembentukan karakter. ”Kita semua adalah satu kesatuan dalam lembaga UIN Walisongo. Tidak boleh ada peloncoan, jangan sampai ada kerusuhan maupun perpecahan. Berbeda pendapat boleh saja akan tetapi tetap menjaga persaudaraan dan kekeluargaan,” tambahnya. (*/zal/ce1)