TRI STRISTYANINGSIH/JAWA POS RADAR SEMARANG
SERAHKAN HADIAH : Dirut PT Propernas, Chavid Ma’ruf menyerahkan kunci mobil kepada pemenang undian pembelian apartemen di Sentraland.

SEMARANG-Pembangunan apartemen, condotel dan gedung perkantoran di wilayah Semarang semakin marak. Namun, penjualan apartemen yang menarik perhatian konsumen. Terbukti dari 305 kamar di Sentraland, kini sudah terjual 240 unit.
Penegasan ini dikemukakan Direktur Utama (Dirut) PT Propernas, Chavid Ma’ruf selaku pengembang Apartemen dan Condotel Sentraland, di sela-sela pengundian 1 unit mobil Avansa kepada konsumen Sentraland kemarin.

“Kota Semarang merupakan kota dengan pasar yang sangat potensial,” katanya didampingi Proyek Direktur PT Propernas Jonni Sugana.

Menurutnya, pembangunan Sentraland dengan investasi sekitar Rp 500 miliar ini sudah diselesaikan hingga 81 persen. Ini membuktikan Perum Perumnas, melalui anak perusahaan PT Propernas, telah bersungguh-sungguh dalam membangun apartemen guna memenuhi kebutuhan rumah untuk masyarakat Kota Semarang.

“Targetnya, penjualan habis hingga akhir tahun ini. Sedangkan untuk merealisasikan target penjualan condotel dan office hingga akhir tahun, PT Propernas akan mengundang investor baik dari lokal maupun luar daerah, atau dengan sistem block sale,” katanya.

Diakui Jonni, penjualan condotel agak melambat lantaran kondisi ekonomi saat ini yang sedang lesu. Dari 167 condotel yang disediakan, hingga saat ini baru terjual 34 unit. Sedangkan untuk office dari 20 unit yang disediakan, baru terjual 3 unit. “Kemungkinan lambatnya penjualan karena harga condotel lebih mahal dibandingkan apartemen,” katanya.

Untuk harga jual apartemen, katanya, saat ini dibandrol Rp 700 juta-Rp 1,4 miliar dan condotel Rp 1 miliar – Rp1,5 miliar. Sedangkan untuk office dengan harga Rp 29 juta permeter. “Meski begitu, kami optimistis dengan penjualan sistim blok, target penjualan hingga akhir tahun terjual habis akan tercapai,” tambah Jonni. (tya/ida)