EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG
MERIAH : Terlihat beberapa orang sedang mengenakan kostum cerita rakyat dalam karnaval peringatan HUT RI di Desa Rembes, kemarin.

UNGARAN–Mengangkat tema kearifan lokal dalam karnaval peringatan HUT RI ke 71, ratusan masyarakat Desa Rembes, Kecamatan Bringin rela mengenakan kostum bak tokoh cerita rakyat, Senin (22/8) kemarin. Mulai dari mengenakan kostum seperti ratu pantai utara hingga tokoh Hanoman Putih. Mereka konvoi dari Dusun Gimbal menuju halaman SDN Rembes 2 sejauh 4 kilometer.

Kegiatan yang dimulai sejak pagi tersebut terlihat meriah. Ribuan warga memadati jalan yang ada di dusun-dusun tersebut untuk menyaksikan karnaval yang diberangkatkan pukul 08.00. Sepanjang ruas jalan yang menghubungkan antara Bringin dengan Kedungjati, Purwodadi itu dipadati peserta karnaval maupun masyarakat.

Pemerintah desa setempat dalam menggelar karnaval melibatkan semua elemen masyarakat desa tersebut diikuti sebanyak 34 kontingen. Adapun setiap kontingen mewakili baik itu satu RT maupun satu dusun. Selain kostum tokoh cerita rakyat, beberapa peserta menghiasi diri dengan kreasi pakaian adat, tentara, Polri, dan reog.

Salah satu warga RT 3 Desa Rembes, Nurcahyo mengatakan bahwa ia mempersiapkan kostum kera putih yang dikenakannya saat karnaval sejak dua minggu sebelumnya. Menurutnya, saat ini nilai-nilai kerarifan lokal seperti halnya cerita rakyat sudah tidak banyak dipelihara oleh masyarakat.

“Ini (memakai kostum) hanya untuk mengingatkan masyarakat saja, jika selama ini cerita rakyat tersebut merupakan warisan budaya dari leluhur dan harus kita jaga,” kata Nurcahyo yang kesehariannya berjualan nasi goreng tersebut.

Kepala Desa Rembes Nur Arifah, mengatakan kegiatan ini sebagai wujud semangat dan kebersamaan masyarakat Desa Rembes. “Selain itu juga masyarakat setempat ingin mengangkat kembali kearifan lokal yang selama ini hilang ditelan modernitas zaman,” kata Nur.

Camat Bringin, Tanwir mengapresiasi kegiatan tahunan tersebut. “Dengan karnaval ini, tentunya masyarakat merasakan gaung hari yang sangat bersejarah bagi bangsa Indonesia ini,” ujarnya. (ewb/ida)