Warga RW I Potrosaran Jalan Santai

316
HANIF ADI PRASETYO/JAWA POS RADAR KEDU HADIAH UTAMA: Ketua RW1, Kampung Potrosaran, Kelurahan Potrobangsan, Sumanto, bersama panitia menyerahkan hadiah utama sepeda gunung kepada warganya, kemarin.
HANIF ADI PRASETYO/JAWA POS RADAR KEDU HADIAH UTAMA: Ketua RW1, Kampung Potrosaran, Kelurahan Potrobangsan, Sumanto, bersama panitia menyerahkan hadiah utama sepeda gunung kepada warganya, kemarin.
HANIF ADI PRASETYO/JAWA POS RADAR KEDU
HADIAH UTAMA: Ketua RW1, Kampung Potrosaran, Kelurahan Potrobangsan, Sumanto, bersama panitia menyerahkan hadiah utama sepeda gunung kepada warganya, kemarin.
MAGELANG -Ratusan warga RW I Kampung Potrosaran, Kelurahan Potrobangsan, kemarin, memeriahkan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dengan kegiatan jalan sehat. Kegiatan diikuti orang tua, anak-anak, hingga lansia.
Sebelum jalan santai dimulai, warga yang berkumpul di depan Gedung Pertemuan RW I, terlebih dahulu mengikuti senam, dipimpin seorang instruktur. Jalan santai dibuka dengan pengibasan bendera merah putih dan pekikan ”Merdeka” oleh peserta sebanyak tiga kali, pukul 07.00.
Jalan santai melintasi Jalan Pahlawan, Jalan Raden Saleh, bantaran Kali Kota, Taman Badakan, dan kembali ke Jalan Pahlawan. Di tengah perjalanan, panitia membagikan kupon doorprize yang diundi diakhir acara.
Lurah Potrobangsan, Arifudin yang diwakili Kasi Trantib, Djarot Astohari, mengatakan, kegiatan jalan santai juga diselenggarakan oleh RW II, III dan V. Kantor Kelurahan Potrobangsan juga memiliki kegiatan serupa yang dilakukan seluruh kampung di Potrobangsan, setiap tiga tahun sekali.
”Kalau tahun ini sesuai insiatif setiap RW. Terakhir, kami gelar serentak pada 2014. Sesuai agenda, tahun depan kegiatan perayaan kemerdekaan kembali digelar bersama-sama dalam waktu bersamaan,” ujar Djarot.
Kepala RW I Kampung Potrosaran, Sumanto, menjelaskan, perayaan tahun ini lebih meriah dibandingkan tahun sebelumnya. Hal itu tampak dari jumlah peserta yang mencapai 600 orang lebih. Ditambah sekitar 150-an hadiah hiburan dan 14 hadiah utama. Di antaranya, sepeda gunung, televisi berwarna, kompor gas, tabung gas, DVD player, dispenser, rice cooker, setrika, dan hair dryers. ”Melihat banyaknya peserta dan hadiah yang bervariatif, lomba ini paling meriah dibanding kampung lainnya,” terangnya.
Sumanto menjelaskan, kendati Hari Kemerdekaan 17 Agustus sudah berlalu, masih ada harapan melalui kegiatan tersebut, mampu memompa semangat seluruh warga. Baik dalam menerapkan pola hidup sehat, patriotisme, serta meningkatkan rasa nasionalisme.
Warga RT 4, RW 1, Tri Hassanudin, 50, yang mendapat hadiah utama sepeda gunung mengaku sangat gembira. Ia tidak menyangka bakal mendapat hadiah tersebut. Sebab, niat utamanya ikut jalan santai adalah menjaga kebugaran tubuh dan memeriahkan lomba Agustusan.
”Sepedanya buat olah raga anak-anak di rumah. Kebetulan juga hobi gowes. Semoga lomba di tahun depan lebih semarak lagi,” harap Tri. (cr1/isk)