Bentuk Syukur, Warga Tambaklorok Ritual Sedekah Laut

377
 LARUNG SESAJI: Gunungan berisi kepala kerbau dibawa menuju laut yang diikuti oleh warga Tambaklorok dengan mengendarai perahu, Minggu (21/8) kemarin. (NUR WAHID/JAWA POS RADAR SEMARANG)

LARUNG SESAJI: Gunungan berisi kepala kerbau dibawa menuju laut yang diikuti oleh warga Tambaklorok dengan mengendarai perahu, Minggu (21/8) kemarin. (NUR WAHID/JAWA POS RADAR SEMARANG)
tambaklorok_rsz

SEPEDA HIAS_rsz

FESTIVAL : Penari Kuda Lumping dari Paguyuban Reog Mandung Mugo Pangestu Ungaran saat pementasan Festival Subali Kota Semarang, Minggu (21/8) kemarin.  (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
FESTIVAL : Penari Kuda Lumping dari Paguyuban Reog Mandung Mugo Pangestu Ungaran saat pementasan Festival Subali Kota Semarang, Minggu (21/8) kemarin. (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SEMARANG – Ratusan warga RW XII sampai RW XVI Kelurahan Tanjung Mas, Kecamatan Semarang Utara, Minggu (21/8) kemarin, menggelar ritual sedekah laut. Sedikitnya ada 50 kapal nelayan yang diterjunkan melarung sesaji berupa kepala kerbau. Ritual tersebut sebagai ungkapan rasa syukur atas melimpahnya hasil tangkapan ikan.

Namun ritual tersebut diawali dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh tokoh agama setempat. Selanjutnya, gunungan yang berisi kepala kerbau tersebut dibawa menuju laut yang diikuti oleh warga lainnya dengan mengendarai perahu.

”Jadi, perahu yang berisi kepala kerbau dibawa ke tengah yang diikuti oleh warga,” ungkap Lurah Tanjung Mas, Margo Widodo, kemarin.