PSIS Pastikan Satu Tiket 16 Besar

Tampil Dibawah Performa Saat Menjamu PSIR

644
AGRESIF : Center bek PSIS, Anhar Latih yang turun di pertengahan babak kedua sukses meredam beberapa skema serangan PSIR yang nyaris membuat tim tuan rumah kehilangan poin di Stadion Jatidiri, Sabtu (20/8) kemarin.(BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
AGRESIF : Center bek PSIS, Anhar Latih yang turun di pertengahan babak kedua sukses meredam beberapa skema serangan PSIR yang nyaris membuat tim tuan rumah kehilangan poin di Stadion Jatidiri, Sabtu (20/8) kemarin.(BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
AGRESIF : Center bek PSIS, Anhar Latih yang turun di pertengahan babak kedua sukses meredam beberapa skema serangan PSIR yang nyaris membuat tim tuan rumah kehilangan poin di Stadion Jatidiri, Sabtu (20/8) kemarin.(BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
AGRESIF : Center bek PSIS, Anhar Latih yang turun di pertengahan babak kedua sukses meredam beberapa skema serangan PSIR yang nyaris membuat tim tuan rumah kehilangan poin di Stadion Jatidiri, Sabtu (20/8) kemarin.(BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

PSIS (1) v (0) PSIR
SEMARANG–PSIS Semarang akhirnya berhasil memenuhi ambisinya, mengamankan satu tiket untuk melaju ke babak 16 besar Indonesian Soccer Championship (ISC) B. Setelah di-matchday ke sembilan menjamu PSIR Rembang di Stadion Jatidiri, Sabtu (20/8) kemarin, Johan Yoga dkk sukses menang tipis 1-0 atas PSIR Rembang.

Atas raihan poin tersebut, PSIS semakin kokoh di puncak klasemen sementara Grup 4 dengan 22 poin. Jumlah poin itu tidak mampu lagi dikejar oleh enam tim kontestan Grup 4 lainnya. Apalagi tim berjuluk Mahesa Jenar ini masih menyisakan tiga laga yaitu menjamu PPSM Magelang. Dan dua laga tandang versus Persijap dan PPSM Magelang.

“Kalau dilihat secara matematis, kami sudah bisa meraih satu tiket ke-16 besar. Karena besok yang berhak lolos adalah juara dan runner-up Grup. Sedangkan poin kami sudah tidak terkejar entah besok pada akhirnya lolos sebagai juara grup atau runner-up grup. Namun, kami tidak akan bersantai-santai karena perjalanan masih panjang dan akan tetap fight di sisa pertandingan yang ada,” terang Direktur Teknik PSIS, Setyo Agung Nugroho.

Meski begitu, tim Mahesa Jenar tampaknya masih memiliki banyak pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan. Maklum saja, meskipun berhasil menang 1-0 atas PSIR melalui gol Hari Nur di menit ke-14, bisa dibilang penampilan Johan Yoga dkk kemarin adalah penampilan terburuk dari sembilan pertandingan terakhir.