TUGAS KEMANUSIAAN : Sejumlah dokter melakukan operasi pada anak penderita sumbing bibir dan langit-langit di RS Permata Sari, Jalan Kol Warsito Sugiarto, Bukit Manyaran Permai, Semarang, Sabtu (20/8) kemarin.(SIGIT ANDRIANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TUGAS KEMANUSIAAN : Sejumlah dokter melakukan operasi pada anak penderita sumbing bibir dan langit-langit di RS Permata Sari, Jalan Kol Warsito Sugiarto, Bukit Manyaran Permai, Semarang, Sabtu (20/8) kemarin.(SIGIT ANDRIANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TUGAS KEMANUSIAAN : Sejumlah dokter melakukan operasi pada anak penderita sumbing bibir dan langit-langit di RS Permata Sari, Jalan Kol Warsito Sugiarto, Bukit Manyaran Permai, Semarang, Sabtu (20/8) kemarin.(SIGIT ANDRIANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TUGAS KEMANUSIAAN : Sejumlah dokter melakukan operasi pada anak penderita sumbing bibir dan langit-langit di RS Permata Sari, Jalan Kol Warsito Sugiarto, Bukit Manyaran Permai, Semarang, Sabtu (20/8) kemarin.(SIGIT ANDRIANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SEMARANG-Sedikitnya 31 anak menjalani operasi gratis sumbing bibir dan langit-langit di Rumah Sakit (RS) Permata Sari, Jalan Kol Warsito Sugiarto, Bukit Manyaran Permai, Semarang, Sabtu (20/8) kemarin. Anak-anak tersebut berasal dari keluarga tak mampu yang berasal dari Pemalang, Brebes, Cilacap, Rembang dan beberapa kota lain di Jateng-DIJ. Operasi ini merupakan bakti sosial dalam rangka perayaan HUT RI ke-71 atas kerjasama Yayasan Permata Sari dengan Rotary Club Semarang Bojong.

Ir. Endang Karsono selaku ketua Yayasan Permata Sari mengatakan bahwa sebelumnya terdapat 40 penderita yang mendaftar untuk operasi tersebut. Namun setelah dilakukan screening hanya 31 anak yang bisa menjalani operasi. Sedangkan 9 anak lainnya tidak memenuhi persyaratan untuk menjalani operasi, lantaran ada yang sedang sakit, berat badan yang kurang, kurangnya hemoglobin (hb) dan belum cukup umur.