Kendaraan Tempur TNI Diarak Keliling Semarang

496
KELILING KOTA: Konvoi Alat Utama Sistem Pertahanan (Alutsista) milik TNI di sejumlah jalan protokol Kota Semarang, kemarin. (bawah) Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat menaiki kendaraan tempur milik TNI.(FOTO-FOTO: ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KELILING KOTA: Konvoi Alat Utama Sistem Pertahanan (Alutsista) milik TNI di sejumlah jalan protokol Kota Semarang, kemarin. (bawah) Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat menaiki kendaraan tempur milik TNI.(FOTO-FOTO: ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SEMARANG – Puluhan kendaraan tempur milik TNI, Jumat (19/8) kemarin, melintas di sejumlah jalan protokol Kota Semarang. Konvoi tersebut selain untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-71, juga untuk memperkenalkan Alat Utama Sistem Pertahanan (Alutsista) yang dimiliki TNI kepada masyarakat. Kegiatan tersebut digelar oleh Mabes TNI bekerja sama dengan Kodam IV/Diponegoro.

Sejumlah kendaraan tempur lapis baja, seperti tank, pelontar roket sampai dengan mobil penanggulangan teror dan penjinak bahan peledak konvoi lengkap dengan personel TNI bersenjata. Selain dinaiki oleh anggota TNI, alutsista itu juga dinaiki warga, para pelajar, termasuk Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Kapolrestabes Kombes Pol Burhanudin, serta Komandan Kodim 0733/BS Semarang Kolonel Kav Puji Setiono.

Rute yang dilewati konvoi mulai Museum Mandala Bhakti, Jalan Pandanaran, Simpang Lima, Jalan Ahmad Yani, Jalan MT Haryono, kawasan Kota Lama, Jalan Pemuda, Jalan MGR Soegijapranata dan berakhir di Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan (PRPP) Jawa Tengah. Selama dalam perjalanan, konvoi alutsista ini menjadi tontonan warga.

Pangdam IV/Diponegoro, Mayjend TNI Jaswandi, mengatakan, alutsista ini merupakan persenjataan terbaru yang dimiliki satuan tempur TNI Angkatan Darat, Laut, dan Udara yang nantinya akan dipamerkan di arena Jateng Fair kompleks PRPP.

”Masyarakat diberi kesempatan untuk menyaksikan atau ber-selfie dengan senjata modern yang dimiliki oleh TNI selama Military Expo yang akan berlangsung empat hari mulai 20-23 agustus 2016,” katanya.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, melalui konvoi dan pameran kendaraan tempur TNI diharapkan menanamkan rasa bangga warga Kota Semarang terhadap negara Indonesia. Selain itu, memupuk rasa handarbeni terhadap bumi pertiwi.

”Melalui konvoi dan pameran ini diharapkan bisa menginspirasi dan membangkitkan semangat bela negara, terutama bagi anak-anak muda,” harap Hendi, sapaan akrab wali kota.

Margaretha Laurence Pisoningtas, salah satu warga mengaku sangat tertarik menonton konvoi kendaraan tempur TNI tersebut. Menurutnya, kegiatan itu sangat efektif untuk memperkenalkan alat pertahanan kepada anak-anak.

”Dengan melihat secara langsung peralatan tersebut, anak-anak akan dapat mengetahui perlengkapan yang dimiliki TNI ternyata tidak ketinggalan dengan negara lain,” katanya. (hid/aro/ce1)