????????????????????????????????????
KUNJUNGI PETUNGKRIONO : Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi saat mengunjungi salah satu objek wisata Welo River Petungkriono bersama Dirjen Kehutanan dan Lingkungan RI, seminggu lalu. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KAJEN-Program pembangunan infrastruktur Petungkriono Cultural Techno Forestry Park di Kecamatan Petungkriono, Kabupaten Pekalongan, akan direalisasikan pada tahun 2016 ini. Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, mengalokasi anggaran sebesar Rp 113 miliar. Hal tersebut disampaikan Bupati Asip usai menghadiri Festival Drumband Kajen Gemuruh, di Rumah Dinas Pendopo Bupati, kemarin.
Bupati Asip mengakui bahwa kondisi jalan utama sepanjang 30 kilometer dari Kecamatan Karanganyar menuju Kecamatan Petungkriyono saat ini, sudah rusak dan tak layak untuk dilalui. Padahal sepanjang jalan tersebut, terbentang hutan yang belum tersentuh manusia dan banyak hewan langka.
“Hutan lindung di Petungkriyono, merupakan satu-satunya hutan alam yang tersisa di Pulau Jawa dan menjadi paru-paru di Jateng. Oleh karena itu, kami berharap keberadaan hutan di Petungkriyono dan objek wisata lainnya bisa bermanfaat bagi masyarakat. Karena itulah, jalan tersebut harus diperbaiki,” ungkap Bupati.
Menurutnya, saat ini telah dilakukan penandatanganan MoU dengan Perum Perhutani KPH Pekalongan Timur untuk rencana pelebaran jalan utama menuju Kecamatan Pntungkriono, selebar 6 meter. Namun baru akan direalisasikan setelah izin dari Kementrian Kehutanan dan Lingkungan disetujui.
“Untuk mengembangkan potensi wiata alam di Kecamatan Petungkriono, langkah awal yang kami lakukan adalah perbaikan infrastruktur, agar akses jalan mudah dilalui. Hal itu akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar Petungkriono,” kata Bupati.