7.800 Peserta Drumband Meriahkan Kajen Gemuruh

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di...

festival-web
FESTIVAL : Festival Drumband Kajen Gemuruh yang diikuti lebih dari 7000 peserta di Alun-Alun Kajen, saat dilihat dari menara Masjid Muhtarom Alun Alun Kajen, kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KAJEN–Sebanyak 7800 peserta drumband dari 130 grup drumband dan kesenian se-Kabupaten Pekalongan, memeriahkan Festival Drumband Kajen Gemuruh dalam menyambut Hari Jadi Kabupaten Pekalongan ke-394, di Alun – Alun Kajen, Jumat (19/8) kemarin. Dari 130 grup drumband tersebut, 72 di antaranya adalah grup drumband Taman Kanak Kanak (TK/RA), selebihnya grup drumband dari SD dan SMP.
Acara tersebut juga dimeriahkan oleh banyaknya jumlah pengunjung dari orang tua peserta grup drumband TK yang hendak mendampingi anak-anaknya. Akibatnya, jalan sepanjang Tengku Umar, Sibedug dan Mandururejo, macet total selama pelaksanaan festival berlangsung.
Sebenarnya, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) dan Satlantas Polres Pekalongan, sudah mengantisipasi adanya kemacetan tersebut dengan membagi empat jalur masuk yakni Lapangan belakang Setda (TK/RA), Depan SD Tanjung Sari (SD/MI), Depan kantor BPBD (SMP/ MTs), dan Halaman Kantor Kanperpus dan Arsipda (Calung dan Simtuduror). Namun kemacetan tak terhindarkan, karena para pendamping peserta festival drumband, yakni para orang tua siswa nekad menerobos jalur yang dilarang.
Hujan gerimis yang turun pada acara festival drumband dengan tema Kajen Gemuruh III Tahun 2016, tidak menyurutkan semangat peserta festival drumband. Bahkan sebanyak 130 grup drumband dengan peserta 60 per grup, atau 7800 peserta secara bersama dan maraton membawa tiga buah lagu, yakni Maju Tak Gentar, Padang Bulan, dan Suwe Ora Jamu, di depan Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi yang didampingi istri Munafah Asip, dan Wakil Bupati Pekalongan, Arini Harimurti.
Ketua Panitia Festival Drumband Kajen Gemuruh, Ali Riza, mengungkapkan bahwa salah satu tujuan diselenggarakannya Kajen Gemuruh adalah sebagai ruang ekspresi dan menunjukkan eksistensi grup-grup drumband dan kesenian yang ada di Kabupaten Pekalongan.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...
- Advertisement -

Random News

Anda Manchunian, Menginaplah di HHP

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Bagi yang merasa sebagai fans fanatik klub sepakbola Manchester United atau biasa disebut Manchunian, menginaplah di Hotel Horison Pekalongan (HHP). Dengan...

Kenalkan Budaya Jepang Lewat Cosplay

TEMBALANG – Ratusan orang berkonstum cosplay ala Jepang, menghiasi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro (Undip) dalam festival kebudayaan negeri matahari terbit itu, Minggu (11/8)....

Tetap All-Out Meski ISC Tanpa Promosi Degradasi

SEMARANG – PT Gelora Trisula Semesta (GTS) selaku operator Indnesia Soccer Championship (ISC) B akhirnya merilis pembagian grup kompetisi kasta kedua itu dalam managers...

Tuding Ganjar Tak Prorakyat

SEMARANG - Warga Kebonharjo, Kelurahan Tanjung Mas, Semarang Utara, mempertanyakan posisi Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, terkait penertiban lahan yang terkena proyek reaktivasi dan pembangunan...

More Articles Like This

- Advertisement -