Tarian Kolosal Siswa SMK Kesdam Memukau Undangan

346
Hanif Adi Prasetyo/Radar Kedu INTERNASIONAL: Penampilan salah satu tarian dari siswa SMK Kesdam IV/Diponegoro dalam puncak acara penutupan pendidikan tahun 2013-2014 dan pembukaan pendidikan tahun 2016-2017.
Hanif Adi Prasetyo/Radar Kedu
INTERNASIONAL: Penampilan salah satu tarian dari siswa SMK Kesdam IV/Diponegoro dalam puncak acara penutupan pendidikan tahun 2013-2014 dan pembukaan pendidikan tahun 2016-2017.
MAGELANG – SMK Kesdam IV/Diponegoro mengemas puncak acara penutupan pendidikan tahun 2013-2014 dan pembukaan pendidikan tahun 2016-2017, dengan sangat apik. Di hadapan ratusan tamu undangan, siswa dan siswi mempersembahkan kreasi tarian kolosal bertema medley kolosal internasional, di lapangan Rumah Sakit tentara (RST) dr Soedjono, Kamis (18/8) pagi.
Puluhan penari yang dilakoni oleh siswa-siswi kelas XI, menampilkan berbagai tarian dari tujuh negara besar di dunia. Tari Bali, menjadi ikon Indonesia. Selain itu, ada juga tarian dari Amerika Serikat, Belanda, India, Arab Saudi, Afrika, dan Spanyol.
Usai menampilkan tarian kolosal, giliran pertunjukan display Drumband Gita Wira Kencana kebanggaan SMK Kesdam IV/Diponegoro. Kedua suguhan tersebut, beberapa kali membuat para tamu undangan—mulai pejabat militer Kodam IV/Diponegoro, petinggi RST dr Soedjono, Pemkot, jajaran guru dan wali murid– berdiri untuk memberikan applaus.
Kepala Sekolah Kesdam IV/Diponegoro, Isti Eko Rahayu, S.Kep menjelaskan, tema tarian kolosal tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Bila tahun lalu bertema medley kolosal nusantara untuk mempererat suku, adat, etnis dan kebudayaan Indonesia, kali ini bertema internasional dalam menyambut Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).
”Indonesia harus siap bersaing dengan negara-negara lain. Terutama, untuk pasar tenaga profesional, SMK Kesdam/IV siap menyambut MEA dengan tenaga kesehatan yang berkompeten dan unggul dalam keahliannya,” jelas Isti.
Dikatakan, jumlah siswa yang ditutup sebanyak 107 orang dan siswa yang dibuka atau siswa baru kelas X sebanyak 120 orang. Sedangkan lulusan yang melanjutkan ke perguruan tinggi sekitar 80 persen dan bekerja 20 persen. Bahkan, tahun ini, ada alumnus yang sudah diterima di perguruan tinggi ternama di Semarang dan Surabaya.
”Yang terpenting, alumnus mampu menjaga nama baik almamater. Apa yang sudah diperoleh di sini, dikembangkan di jenjang pendidikan yang lebih tinggi dan yang langsung bekerja untuk bisa mendharmabaktikan ilmu sesuai kompetensinya.”
Sementara itu, Kakesdam IV/Diponegoro Kolonel CKM dr. Nana Sarnadi, Sp.OG yang bertindak selaku inspektur upacara memberikan ucapan selamat kepada siswa-siswi yang diterima di SMK Kesdam. Kakesdam meminta siswa baru untuk belajar sebaik-baiknya, disiplin, dan taat aturan sekolah.
”Bagi siswa yang telah selesai, manfaatkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh untuk memberi pelayanan terbaik bagi masyarakat. Siapkan diri menjadi tenaga keperawatan dan analis kesehatan yang terampil agar mampu bersaing di dunia kerja,” harap Kakesdam IV/Diponegoro. (cr1/isk)