curnamor
PERIKSA PELAKU : Kapolres Demak AKBP Heru Sutopo didampingi Kasatreskrim AKP Aidil dan Kasubag Humas AKP Zamroni meminta keterangan pelaku curanmor yang menyerahkan diri ke polisi. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

DEMAK-Pengamen bernama Eko, 23, warga Kelor RT 2 RW 8 Desa Getan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo terpaksa menyerahkan diri kepada pihak berwajib lantaran aksinya mencuri motor terlacak. Ini setelah yang bersangkutan terjaring razia polisi di jalan raya, tepatnya di depan Mapolres Demak.
Pelaku yang biasa ngamen di lampu bangjo Jebor ketika itu mencuri motor milik Suryaningsih, 32, warga Desa Bango RT 2 RW 2, Kecamatan Demak Kota. Motor korban Yamaha Mio nopol H 2029 HN saat itu diparkir di Pasar Jebor, Kecamatan Wonosalam. Kendaraan tersebut, kemudian dicuri dengan mudah oleh pelaku setelah kunci motor tertinggal di motor tersebut. Bahkan, STNK korban juga tertinggal di dalam jok motor.
Pelaku yang berhasil mengendarai motor lalu melaju kencang lewat jalan lingkar selatan Kota Demak. Namun, tersangka kaget lantaran ada razia sepeda motor oleh Satlantas Polres Demak di depan Mapolres setempat. Meski mampu menujukkan STNK dan KTP, namun pelaku tetap kena tilang karena tidak membawa SIM.
Dalam razia ini, pelaku masih lolos dan tetap dapat melarikan motor milik korban. Sebab, saat itu polisi belum mengetahui bahwa Eko adalah pelaku curanmor. Hanya saja, tak berselang lama, korban atau pemilik motor melaporkan kejadian pencurian motor tersebut ke kepolisian. Karena data identitas pelaku sudah tertera dalam surat tilang polisi, maka dengan mudah aparat melacaknya.