30 C
Semarang
Senin, 16 Desember 2019

Tanamkan Nasionalisme pada Santri

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di...

Ahsan fauzi/radar kedu BERSARUNG: Uapacara bendera peringatan HUT ke-71 Kemerdekaan RI yang digelar Ponpes Miftakhul Mubtadi’in Montessori Temanggung.
Ahsan fauzi/radar kedu
BERSARUNG: Uapacara bendera peringatan HUT ke-71 Kemerdekaan RI yang digelar Ponpes Miftakhul Mubtadi’in Montessori Temanggung.

TEMANGGUNG- Banyak cara dilakukan untuk memperingati HUT ke-71 Kemerdekaan RI. Pondok Pesantren (Ponpes) Miftakhul Mubtadi’in Montessori yang berlokasi di Dusun Pringtali, Desa Kemiri, Kaloran Temanggung juga tak mau ketinggalan.
Pesantren di bawah asuhan K Muta’ib itu juga menggelar upacara layaknya upacara bendera kenegaraan. Upacara dilangsungkan Selasa (16/8) malam.
Bertindak sebagai inspektur upacara adalah lurah pondok setempat Muh Sodiq. Dalam amanatnya, Sodiq meminta kepada para santri untuk belajar sungguh-sungguh. “Santri harus terus semangat dalam belajar, berdoa dan berikhtiar. Saya yakin, kalian kelak menjadi orang hebat,” ucapnya.
Sodiq juga menjelaskan, perjuangan para pahlawan negeri ini yang bisa membawa kemerdekaan, banyak yang berlatar belakang ulama. Seperti KH Hasyim Asyari dan HOS Tjokroaminoto yang patut diteladani oleh santri. Ia juga menegaskan, santri harus mempunyai wawasan kebangsaan dan nasionalisme. “NKRI harga mati,” pekiknya di hadapan para ustad dan ratusan santri.
Ketua panitia rangkain HUT RI Ponpes Miftakhul Mubtadi’in Montessori 2016 Muhammad Rosyid membeber, di pondoknya, tiap hari besar nasional selalu mengadakan upacara bendera. Seperti peringatan Hari Kartini, Hari Pahlawan dan HUT Kemerdekaan. “Untuk upacara peringatan HUT RI tahun ini, merupakan yang ketiga. Diikuti 200 santriwan dan santriwati. Tahun-tahun sebelumnya memang kita sudah menggelar upacara serupa, tapi tak sekhidmat dan sesakral tahun ini,” akunya.
Ketua Yayasan Miftakhul Mubtadi’in Montessori Muhlasin Abrory mengaku, pihaknya menekankan nasionalisme dan patriotisme kepada para santri. “Kita tanamkan sedini mungkin wawasan kebangsaan. Santri harus punya talenta dan harus bisa berprestasi,” harapnya.
Sementara itu, M Ilzam Pandu Al Faqih santri asal Jambu, Bedono, Semarang mengaku, mengambil hikmah dari upacara yang digelar di pondoknya tersebut. “Dari upacara ini saya bisa mengambil hikmahnya akan pentingnya kedisiplinan. Di pesanten ini, juga ditanamkan untuk selalu disiplin serta menjunjung tinggi kebersamaan,” ungkapnya. (san/sct/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Random News

Tewas di Rawapening

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Seorang pemancing ditemukan tewas di Rawapening, Selasa (16/1) sore. Korban bernama Sugeng Budiyono, 46. Warga Dusun Jrakah, Desa Kebondowo, Kecamatan Banyubiru,...

Teladani Kepemimpinan Sultan Fatah

RADARSEMARANG.COM, DEMAK – Di era kepemimpinan Sultan Fatah, Kasultanan Demak Bintoro ketika itu tidak ada kejadian  menonjol terkait keributan etnis. Sebaliknya, yang ada adalah kerukunan antara...

Jelang Pilgup, PP Tunggu Intruksi Pusat

UNGARAN–Jelang Pilgub Jateng 2018, beberapa figur sudah melakukan pendekatan dengan ormas-ormas di Kabupaten Semarang. Sebagaimana diakui, Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP)...

Kodrat Jateng Siapkan Atlet di Popnas

SEMARANG - Pengprov Keluarga Olahraga Tarung Derajat Jateng (Kodrat) Jateng terus memantau perkembangan para petarung berstatus pelajar yang diproyeksikan untuk ajang Pekan Olahraga Pelajar...

More Articles Like This

- Advertisement -