Pemilu OSIS, Ajak Siswa Melek Politik

398
WONG AKHSAN/JAWA POS RADAR KEDU  PILIH LANGSUNG: Suasana pemilihan ketua-wakil ketua OSIS MAN 1 Kabupaten Magelang periode 2016/2017 di aula sekolah setempat yang didesain layaknya pemilu.
WONG AKHSAN/JAWA POS RADAR KEDU
PILIH LANGSUNG: Suasana pemilihan ketua-wakil ketua OSIS MAN 1 Kabupaten Magelang periode 2016/2017 di aula sekolah setempat yang didesain layaknya pemilu.
MAGELANG- Siswa-siswi MAN 1 Kabupaten Magelang, kemarin, memilih Ketua dan Wakil Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) periode 2016-2017. Pemilihan didesain layaknya pemilu sungguhan di aula sekolah.
Ketua Panitia Pemilihan OSIS (KPO) 2016 Achmad Sirojudin melaporkan, siswa yang memiliki hak suara atau yang masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 1.780 siswa. Mereka berasal dari 53 kelas, mulai kelas X, XI dan kelas XII. “Jadi, semua siswa MAN 1 Kabupaten Magelang punya hak dipilih dan memilih,”ucap Sirojudin, di sela pemilihan berlangsung, kemarin.
Sirojudin menjelaskan, pesta demokrasi tahunan ini diikuti empat pasangan calon (paslon). Sebelumnya, mereka telah melakukan fit and propert test (uji kelayakan dan keptatutan). Juga telah menyampaikan vis-misinya di hadapan seluruh siswa dan dewan guru.
“Kita (panitia KPO, red) mendesain dengan sistem atau model paket, yakni calon ketua dan wakil ketua. Gelaran pemilihan OSIS ini, kita juga bekerja sama dengan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Magelang, dengan meminjam 20 bilik suara beserta alat coblosnya, serta 4 kotak suara,” beber Sirojudin.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan MAN 1 Kabupaten Magelang Mundakir menuturkan, gelaran pemilu OSIS menjadi media pembelajaran agar siswa melek politik. Juga mengetahui pentingnya demokrasi. “Pemilihan ini merupakan bentuk implementasi dari mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), di mana setiap siswa punya hak memilih atau dipilih menjadi pemimpin (ketua OSIS),” kata Mundakir.
Mundakir menjelaskan, dengan praktik langsung menggelar pesta demokrasi tersebut, siswa punya bekal atau modal ketika kelak terjun di masyarakat. “Ke depan mereka (siswa MAN 1 Kabupaten Magelang, red) siap menjadi penyelenggara pemilu atau menjadi calon pemimpin. Terpenting, mereka akan selalu menggunakan hak pilihnya setiap ada gelaran pemilu alias tidak golput.”
Pembina OSIS MAN 1 Kabupaten Magelang Nur Kholis menambahkan, dalam pemilu OSIS ini, ditanamkan politik yang santun, jujur, serta bermartabat. Kata Nur Kholis, memilih pemimpin benar-benar karena kualitas dan berdasarkan visi dan misi. Bukan karena embel-embel atau iming-iming hadiah
Dari proses pemilihan kemarin, paslon nomor urut 4 (M. Faza Iqbal Hamdani-Nur Laila Rachma) menjadi pemenang dengan meraih 605 suara, disusul paslon nomor urut 3 (Ahmad Ulul Albab-Lina Nur Khofifah) dengan 347 suara. Paslon nomor urut 1 (Febri Zikrillah-Apriliana Windartik) mendapat 290 suara dan nomor urut 2 (Mugi Rahmito-Kurnia Hanik Mufidah) mendapat 193 suara. Sedangkan 243 suara dinyatakan rusak. (san/sct/isk).