Kesejahteraan Guru Swasta Belum Diperhatikan

269
TANPA TANDA JASA: Sejumlah guru saat mengikuti uji kompetensi beberapa waktu lalu. Surat Edaran (SE) Menteri PAN dan RB Yuddy Chrisnandi terkait Hari Guru diprotes keras PGRI. (Radar Semarang file)
TANPA TANDA JASA: Sejumlah guru saat mengikuti uji kompetensi beberapa waktu lalu. Surat Edaran (SE) Menteri PAN dan RB Yuddy Chrisnandi terkait Hari Guru diprotes keras PGRI. (Radar Semarang file)

UNGARAN – Kesejahteraan guru di sekolah swasta harus lebih diperhatikan oleh Pemerintah Kabupaten Semarang. Pasalnya, belum banyak guru swasta yang bersertifikasi.

“Kami berharap kepada pemerintah termasuk Pemkab Semarang untuk mendukung peningkatan mutu tenaga pengajar di lingkungan Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif. Sehingga nantinya seluruh guru dapat bersertifikasi,” kata Ketua Pengurus Cabang LP Ma’arif NU Kabupaten Semarang M Solichin usai rapat kedinasan di salahsatu hotel Bandungan, kemarin.

Saat ini baru 411 guru dari berbagai jenjang sekolah di lingkungan LP Ma’arif NU Kabupaten Semarang yang bersertifikasi. Jumlah itu baru sekitar 25 persen dari seluruh tenaga pendidik sebanyak 1.238 orang.

Dikatakan Solichin, saat ini ada 156 sekolah yang bernaung di LP Ma’arif NU. Terdiri dari 108 madrasah Ibtidaiyah (MI), 29 Madrasah tsanawiyah (MTs), 5 SMP, 3 madrasah aliyah (MA) dan 11 SMK yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Semarang.

Pada tahun ajaran 2016-2017 kali ini tercatat jumlah siswa mencapai 20.637 orang. “Jumlah siswa yang belajar di sekolah LP Ma’arif NU tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yakni sebanyak 18.151 siswa,” katanya.

Pada kesempatan tersebut pihaknya juga melakukan evaluasi program kerja setahun lalu. Sekaligus merumuskan program kerja setahun mendatang untuk meningkatkan mutu pendidikan di seluruh jenjang sekolah yang bernaung di LP Ma’arif NU Kabupaten Semarang.

Dia berharap Pemkab Semarang juga memberikan dukungan berupa perluasan akses untuk meningkatkan mutu SDM para tenaga pengajar LP Ma’arif NU. Dengan begitu, lanjutnya mutu penyelenggaraan pendidikan yang dilaksanakan sekolah di lingkungan LP Ma’arif dapat meningkat.

“Sekaligus mendukung keberhasilan fungsi mencerdaskan kehidupan bangsa,” tuturnya. Hadir pada acara itu Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Semarang Subadi, para kepala sekolah di lingkungan LP Ma’arif NU Kabupaten Semarang. (ewb/zal)