Nashri (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Nashri (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
 Nashri (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

Nashri (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL-Setelah melalui proses perdebatan alot, Perda Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) akhirnya disetujui. Ada enam poin yang menjadi arah kebijakan pembangunan yang harus dilaksanakan Bupati Mirna Annisa sampai akhir masa jabatan. Enam poin itu dijadikan tagline setiap tahunnya oleh bupati sesuai kesepakatan antara Pemda dengan DPRD. Tagline 2016 yang diusung adalah Kendal Manis Bersatu dengan fokus kerja pemerintah adalah konsolidasi berkelanjutan dan pencanangan pembangunan terpadu.
 
“Sengaja kami buat tagline agar bupati maupun SKPD mudah melakukan pemantauan kinerja. Sehingga fokus pekerjaan setiap tahunnya bisa terpantau sesuai RPJMD yang ada,” ujar Ketua Pansus I DPRD Kendal, Nashri, di sela sidang paripurna penetapan Perda RPJMD, Selasa (16/8).
 
Sedangkan tagline 2017 adalah Kendal Berkhidmat dengan fokus kerja pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik. Di 2017, pemerintah nantinya akan fokus berbenah kepada pembangunan infrastruktur, terutama jalan dan jembatan yang sudah banyak yang rusak.
 
Selain itu, juga persiapan menata SDM, terutama pada instansi pelayanan publik. Seperti pelayanan kependudukan dan kesehatan, yakni rumah sakit dan puskesmas, sekolah dan sebagainya. “Kami minta setiap tahun tagline ini dipajang di kantor-kantor berupa spanduk sehingga mudah mengingat fokus kerjanya,” tandasnya.
 
Tagline tahun ketiga atau 2018 yakni Kendal Bermartabat. Dengan arah kebijakan pembangunan pada pembangunan infrastruktur secara merata dan SDM berkualitas serta berdaya saing, pendidikan berkualitas, kesehatan murah dan terjangkau.
 
Di 2019 tagline kerja adalah Kendal Mandiri, dengan arah kebijakan pemerintahan agar fokus pada pembangunan ekonomi kerakyatan, penurunan kemiskinan, dan penurunan pengangguran. Sedangkan pada 2020, Pemkab Kendal memiliki tagline Kendal Berdaya Saing. Yakni, dengan dibuktikan pada investasi maju, tata kelola pemerintahan yang profesional (good governance) dan kondusivitas daerah baik.
 
Sedangkan tahun terakhir, 2021, adalah mewujudkan mimpi bupati yakni Kendal Permata Pantura. Yakni, tercipta Kabupaten Kendal yang mandiri, maju dan sejahtera. “Memang berat, tapi kalau pemerintah memiliki tim yang kuat dan solid di setiap SKPD, kami yakin Kendal Permata Pantura itu bisa dicapai,” tandasnya.
 
Mendapatkan target kerja tersebut, Bupati Kendal, Mirna Annisa, mengakui jika sangat berat dan dirinya harus kerja ekstra sampai akhir tahun kepemimpinannya nanti. “Tapi tidak masalah, memang itu tujuan awal saya ingin jadi bupati. Ya, niat bismillah semoga saya bisa mengemban amanah rakyat Kendal,” katanya. (bud/aro)