Gembleng Paskibra Gelontorkan Rp 250 Juta

632
SEMANGAT : Para pasukan paskibra sedang berlatih bersama instruktur di alun-alun simpang tujuh. (PURNA PASKIBRA FOR RADAR)
SEMANGAT : Para pasukan paskibra sedang berlatih bersama instruktur di alun-alun simpang tujuh. (PURNA PASKIBRA FOR RADAR)
SEMANGAT : Para pasukan paskibra sedang berlatih bersama instruktur di alun-alun simpang tujuh. (PURNA PASKIBRA FOR RADAR)
SEMANGAT : Para pasukan paskibra sedang berlatih bersama instruktur di alun-alun simpang tujuh. (PURNA PASKIBRA FOR RADAR)

KOTA – Pemerintah kota kretek tidak mau main-main terkait agenda pengibaran bendera merah putih saat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke 71. Terbukti, seperempat miliar disediakan untuk menggembleng pasukan pengibar bendera.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga ( Disdikpora) melalui Kasi Pengembangan Sumber Daya Pemuda (PSDP) Wagiman Sutrisno mengungkapkan anggaran untuk kegiatan paskibra memang besar. Namun tidak mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya. Anggaran tersebut diperuntukkan untuk pos belanja, daiantaranya belanja pegawai, pakaian, makan minum, asrama, jasa pelatih atau instruktur dan beberapa keperluan lainnya. “Tahun ini anggaran untuk paskibra Rp 250 juta,” katanya kemarin.

Menurut dia, anggaran tersebut masih jauh tertinggal dari daerah-daerah lain. Padahal dilihat dari lamanya proses latihan, paskibra di Kudus bisa dikatakan cukup panjang yakni 31 hari. Padahal umumnya latihan paskibra hanya 20 hari. “Di beberapa kota lain justru ada yang setengah miliar. Jadi di Kudus ini minim anggaran tapi maksimal dalam pelaksanaan,” terangnya.

Minim anggaran tak menyurutkan niat Disdikpora untuk melatih paskibra saat HUT kemerdekaan RI. Hal tersebut terbukti dengan menggembleng pasukan sebanyak 69 orang untuk menjadi paskibra saat 17 Agustus 2016 mendatang.

69 orang pasukan terdiri dari 17 sebagai pengiring atau pemandu, 8 sebagai pembawa bendera dan 45 pasukan sebagai pengawal. Jumlah tersebut merupakan simbol hari kemerdekaan. “Kami pastikan paskibra lengkap dan disetting seperti di istana negara,”papar Wagiman.