Agus Haryanto/Jawa Pos Radar Semarang
Agus Haryanto/Jawa Pos Radar Semarang
Agus Haryanto/Jawa Pos Radar Semarang
Agus Haryanto/Jawa Pos Radar Semarang
TUA-TUA KELADI: Tersangka kasus pencabulan saat dibawa petugas untuk menjalani pemeriksaan di Mapolrestabes Semarang, kemarin. (Agus Haryanto/Jawa Pos Radar Semarang)

MIJEN – Tua-tua keladi, semakin tua semakin menjadi. Ungkapan itu sepertinya pas untuk menggambarkan perilaku Darno, 52, warga Kampung Bentur Purwosari, Mijen.

Bagaimana tidak, bermodal uang Rp 20 ribu, dia berhasil membujuk rayu Lili (bukan nama sebenarnya), gadis bawah umur, untuk melampiaskan nafsu bejatnya. Ironisnya perbuatan pelaku dilakukan sebanyak 10 kali di dalam rumahnya. Pelaku berhasil dibekuk aparat Polsek Mijen, Minggu, (14/8) siang kemarin.

Kapolsek Mijen Kompol Sapari mengatakan, dugaan pencabulan terhadap korban ini diketahui oleh pihak keluarga korban. Saat itu, pelaku keluar dari rumah korban pada malam hari melalui pintu belakang, Sabtu, (13/8) malam kemarin.

Selanjutnya, pelaku dilaporkan oleh tetangganya lantaran diduga melakukan perbuatan yang tidak senonoh kepada korban. Hingga akhirnya petugas yang mendapat laporan tersebut menindaklanjuti dengan mendatangi rumah korban.

Usai melakukan interograsi dan pengecekan terhadap korban, saksi, termasuk orang tua korban, pihaknya langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku.

Saat dilakukan pemeriksaan, pelaku rupanya juga mengakui telah melakukan perbuatanya berkali-kali terhadap korban. “Awalnya hanya dua kali, tapi setelah kita tanya intensif dia ngaku sampai 10 kali. Ya dalam tahun ini,” katanya.