MELEK INTERNET : SMP N 1 Semarang menggelar pemilihan ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) secara online, mendapatkan sambutan positif baik oleh guru maupun siswa. (NUR WAHID/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MELEK INTERNET : SMP N 1 Semarang menggelar pemilihan ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) secara online, mendapatkan sambutan positif baik oleh guru maupun siswa. (NUR WAHID/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MELEK INTERNET : SMP N 1 Semarang menggelar pemilihan ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) secara online, mendapatkan sambutan positif baik oleh guru maupun siswa. (NUR WAHID/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MELEK INTERNET : SMP N 1 Semarang menggelar pemilihan ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) secara online, mendapatkan sambutan positif baik oleh guru maupun siswa. (NUR WAHID/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SEMARANG—Pemilihan ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) secara online, menjadi terobosan siswa SMP N 1 Semarang. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.30 tersebut, mendapatkan sambutan positif baik oleh guru maupun siswa setempat.

Sebelum dilakukan pemilihan online, telah dilakukan penjaringan bakal calon ketua OSIS. Sehingga muncul tiga nama siswa, yakni Latifatul Choiriyah, Ivan Oktavianto dan M Faraz Azra. Kemudian, siswa dan siswi dikumpulkan di halaman sekolah untuk melakukan pemilihan secara online.

Di tempat tersebut terdapat 7 bilik suara yang terbuat dari kardus yang di dalamnya terdapat 5 ipad serta 2 laptop. “Setiap siswa atau siswi akan dipanggil 7 orang, kemudian memilih dengan cara menekan salah satu dari tiga gambar tersebut,” ungkap Wakil Ketua OSIS, Aditya Manggala, kemarin.

Menurutnya, jumlah siswa SMP N 1 sekitar 900 siswa yang mempunyai hak yang sama untuk memilih calon ketuaOSIS untuk periode 2016-2017. Pemilihan online ini merupakan kali pertama untuk tingkat SMP di Kota Semarang. “Untuk tingkat SMP, baru kali pertama dilakukan. Tetapi kalau tingkat SMA, sudah pernah dilakukan,” katanya.

Pemilihan ketua OSIS ini, imbuh Junaryanto, ketua OSIS periode 2015-2016, merupakan murni inisiatif siswa. Karena itulah, siswa dan siswi SMPN I dibebastugaskan dari pelajaran agar bisa mengikuti kegiatan ini. (hid/ida)