RUSAK BERAT : Bus metromini mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Karangayar KM 11 Mangkang-Semarang atau depan PT Idola Udaya, Sabtu pagi (13/8) kemarin.
RUSAK BERAT : Bus metromini mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Karangayar KM 11 Mangkang-Semarang atau depan PT Idola Udaya, Sabtu pagi (13/8) kemarin.
RUSAK BERAT : Bus metromini mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Karangayar KM 11 Mangkang-Semarang atau depan PT Idola Udaya, Sabtu pagi (13/8) kemarin.
RUSAK BERAT : Bus metromini mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Karangayar KM 11 Mangkang-Semarang atau depan PT Idola Udaya, Sabtu pagi (13/8) kemarin.

SEMARANG-Bus metromini mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Karangayar KM 11 Mangkang-Semarang atau depan PT Idola Udaya, Sabtu pagi (13/8) kemarin. Roda ban bus jurusan Terboyo-Mangkang ini meletus, melompat dari jalan dengan arah berlawan hingga akhirnya terguling akibat roda ban meletus.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Semarang, Sabtu (13/8) kemarin, insiden ini terjadi sekitar pukul 09.30. Bus metromini PO Putra Cendana Group dengan nomor polisi (Nopol ) H 1209 EG dikemudikan Kristiyono, 37, warga Jalan Gedong Songo Dalam, Manyaran, Kota Semarang.

Bus melaju dari arah timur menuju barat. Setiba di lokasi kejadian, bus yang mengangkut penumpang ini mengalami pecah ban pada bagian depan sebelah kanan. Naas, bus tidak kunjung berhenti dan masih melaju hingga melompat ke pembatas jalan setinggi 20 sentimeter, hingga akhirnya jatuh terguling di jalan yang berlawanan arah dan posisi melintang di tengah jalan tepatnya di depan pemakaman warga.

“Tadi terdengar keras suara ban pecah, terus ada suara braaak!!!. Saya lari keluar rumah melihat bus sudah terguling melintang di tengah jalan,” ungkap salah satu saksi mata, warga Tugu, Subarjo kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Subarjo menduga bus yang dikemudikan Kristiyono melaju dengan kecepatan tinggi. Sampai lompat di jalan yang berlawanan arah. “Posisinya sampai menghadap ke arah timur lagi. Padahal bus itu dari arah timur menuju barat,” jelasnya.

Kecelakaan tunggal ini sempat menyebabkan arus lalulintas dari arah barat menuju timur mengalami kemacetan. Namun, bus yang terguling hingga rusak berat dan kacanya pecah, semua tak ada korban jiwa yang meninggal.