SOLO – Dunia pendidikan dasar di Eks Karesidenan Surakarta sedang diuji. Setelah beruntun terjadi keracunan makanan di Sragen dan Wonogiri, kini di Solo empat murid SD di kawasan Kecamatan Jebres dilaporkan ke polisi dengan tuduhan melakukan pengeroyokan terhadap rekannya.

Pelapor adalah Sutanto, ayah dari A, 9, warga Kecamatan Jebres. Dia mengadukan rekan-rekan A yang terdiri atas R, L, AL, dan F ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal Polresta Surakarta.

Sutanto mengungkapkan, dugaan pengeroyokan berawal pada Selasa (2/8) sekitar pukul 10.00. Saat itu, kelas A dalam kondisi jam kosong karena para wali kelas sedang ada rapat.

Entah kenapa, handphone (HP) milik bocah kelas 3 sekolah dasar ini direbut oleh rekan sekelasnya yang diketahui berinisial R dan L. “Pas lagi bermain, HP anak saya direbut oleh temannya. Ternyata digunakan untuk memfoto kemaluan temannya L, Red). HP ini memang sengaja saya berikan dan biasanya dititipkan sama guru kelas, ” terang Sutanto kemarin (12/8).

Ditambahkan dia, ketika anaknya meminta R dan L mengembalikan HP miliknya, keduanya diduga malah memukul A dibantu temannya yang lain berinisial F dan AL.

“Pertama saya jemput ke sekolah, anak saya nangis terus bilang kalau HP-nya disita guru. Ya sudah saya maklumi. Kemudian saya mau meminta HP tersebut, di sekolah tapi tidak diberikan (oleh guru, Red), karena menjadi penyebab pertengkaran,” beber Sutanto.