ANTUSIAS: Para siswa SD dan SMP bersemangat menyimak materi yang disampaikan Kempho Ataka mengenai Kisah Pahlawan di TMP Giri Tunggal, Semarang, Kamis (11/8). (SIGIT ANDRIANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
ANTUSIAS: Para siswa SD dan SMP bersemangat menyimak materi yang disampaikan Kempho Ataka mengenai Kisah Pahlawan di TMP Giri Tunggal, Semarang, Kamis (11/8). (SIGIT ANDRIANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
ANTUSIAS: Para siswa SD dan SMP bersemangat menyimak materi yang disampaikan Kempho Ataka mengenai Kisah Pahlawan di TMP Giri Tunggal, Semarang, Kamis (11/8). (SIGIT ANDRIANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
ANTUSIAS: Para siswa SD dan SMP bersemangat menyimak materi yang disampaikan Kempho Ataka mengenai Kisah Pahlawan di TMP Giri Tunggal, Semarang, Kamis (11/8). (SIGIT ANDRIANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Sejumlah siswa SD dan SMP Semarang diajak untuk lebih menghargai jasa para pahlawan. Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah melalui kegiatan Ziarah Wisata Kepahlawanan di TMPN Giri Tunggal Semarang, Kamis (11/8) mengajak siswa untuk lebih mengenal para pejuang bangsa.

Melalui kegiatan ini, Dinas Sosial Provinsi Jateng ingin memberikan pembelajaran kepada generasi muda mengenai nilai kepahlawanan. Kegiatan diisi dengan materi yang disampaikan oleh pengurus LVRI Semarang dan juga Kempho Antaka, Dosen Seni Universitas Negeri Semarang mengenai nilai kepahlawanan dalam bentuk cerita. Materi demi materi disampaikan dengan tujuan memberikan pemahaman tentang cinta tanah air, bela negara dan penghargaan kepada pahlawan.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah melalui sekretarisnya, Yusadar Armunanto, mengatakan, dengan membawa siswa datang langsung ke makan pahlawan dirinya berharap siswa dapat lebih menghayati perjuangan para pahlawan. Pihaknya juga mengatakan bahwa acara seperti ini akan rutin diadakan ke depannya. ”Karena seperti kita tahu bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya,” ujarnya.

Sebelumnya, siswa diajak untuk tabur bunga dan diberikan penjelasan mengenai siapa saja yang dimakamkan di TMPN Giri Tunggal. Beberapa siswa yang hadir berasal dari sekolah di sekitar TMP Giri Tunggal. Di antaranya SDN Pleburan 1, 2, 3, dan 4, SMPN 8, 37, 39, 32 dan SMP Maria Mediatric.

Pengurus LVRI Kota Semrang, F Adiman, mengatakan, taman makam pahlawan memang perlu dihargai, salah satu caranya adalah dengan mengunjungi makam atau ziarah makam. Dengan ziarah makam, siswa jadi mampu mengetahui bahwa dahulu ada pahlawan yang berjuang melawan penjajah dan gugur di medan perang.