Dua Tewas Tertimbun Galian C Ilegal

Sulit Dihentikan Karena Persoalan Ekonomi

446
CEK TKP: Sejumlah personel polisi meninjau lokasi galian C, Desa Taruman, Kecamatan Klambu, Kamis (11/8). (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)
CEK TKP: Sejumlah personel polisi meninjau lokasi galian C, Desa Taruman, Kecamatan Klambu, Kamis (11/8). (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)
CEK TKP: Sejumlah personel polisi meninjau lokasi galian C, Desa Taruman, Kecamatan Klambu, Kamis (11/8). (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)
CEK TKP: Sejumlah personel polisi meninjau lokasi galian C, Desa Taruman, Kecamatan Klambu, Kamis (11/8). (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)

GROBOGAN – Galian C ilegal di Kabupaten Grobogan kembali memakan korban. Kali ini menimpa Marbun, warga RT 5 RW 5, Dusun Batang, Desa Taruman, Kecamatan Klambu.

Pria berusia 63 tahun ini tewas tertimpa batu Kamis (11/8). Korban mengalami luka. Selain itu, kaki kiri dan kanan patah. Kepala korban juga alami pendarahan. Korban kejatuhan batu dari ketinggian sekitar 15 meter. Sehingga korban meninggal seketika di lokasi kejadian.

Kapolres Grobogan AKBP Agusman Gurning melalui Kapolsek Klambu AKP Asep Priyana mengatakan, Marbun kejatuhan batu dari atasnya saat penggalian. Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 Kamis (11/8). Saat kejadian korban bersama temannya mengambil batu dengan alat linggis dan amer.

”Korban kejatuhan batu dan langsung tewas seketika. Lokasi dari galian C ini ilegal. Kami sudah peringatkan kepada warga untuk tidak lakukan penggalian,” kata AKP Asep Priyana.

Sementara itu, Kapolres Grobogan AKBP Agusman Gurning melalui Kasatreskrim Polres Grobogan AKP Agung Ariyanto membenarkan kejadian tersebut. Kejadiannya, korban melakukan penggalian memakai alat tradisional. Selain itu, keluarga korban sudah menerima kejadian tersebut. “Kami tidak melakukan penyelidikan dalam peristiwa tersebut,” ungkapnya.