Persik Terproduktif, Persiku Paling Tak Produktif

Lawan Tim Kuat, Tak Cukup Modal Semangat

392
TERJATUH : Pemain Persik Kendal mengalami jatuh akibat bersinggungan dengan pemain Persebi Boyolali saat berlaga di Stadion Utama Kendal. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TERJATUH : Pemain Persik Kendal mengalami jatuh akibat bersinggungan dengan pemain Persebi Boyolali saat berlaga di Stadion Utama Kendal. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KUDUS – Persik Kendal merupakan salah satu tim kuat pada Liga Nusantara (Linus) Jateng kali ini. Di babak enam besar, mereka merupakan pemuncak klasemen grup E. Dari empat kali bertanding, mereka membukukan tiga kali kemenangan dan satu kali seri, alias belum pernah menelan kekalahan. Dari segi produktivitas gol, mereka juga membukukan diri sebagai tim terproduktif dengan mengoleksi 13 gol dan hanya kebobolan tiga gol.

Nah, di semifinal nanti, mereka akan jadi lawan Persiku. Persiku sendiri di babak enam besar lalu menjadi runner up grup D. Dari empat kali tanding, Persiku meraih satu kemenangan, dua hasil seri, dan satu kali kalah. Produktivitas gol Persiku juga termasuk terendah bersama Persebi Boyolali. Yakni hanya mencetak dua gol dan kebobolan dua gol.

Karena itu, di semifinal pertama yang akan digelar di Stadion Wergu Wetan pada 14 Agustus, pelatih Persiku Hidayat tak ingin timnya kecolongan gol. Tak hanya itu, dia sekaligus ingin mempertajam barisan depan sembari terus mengasah finishing touch.

Di lini depan, tim Macan Muria-julukan Persiku-sebenarnya memiliki stok lumayan. Ada striker murni maupun gelandang yang bisa ditempatkan sebagai ujung tombak. Misalnya Joko Purnomo, Deni Agus Yulianto, Irfan Fahrizal, Doni Pamungkas, atau Solikul Islam. Kelima pemain itu merupakan pemain muda dan membutuhkan banyak tambahan jam terbang. Terbukti, di pertandingan resmi naluri gol mereka masih kurang tajam. Kembalinya striker Totok Andik cukup membuka harapan bagi tim. Pasalnya, dia sempat tidak dimainkan pada dua pertandingan di enam besar. Namun kondisinya juga masih meragukan karena baru saja dalam proses pemulihan cedera.

’’Kami akui masih memiliki masalah di penyelesaian akhir,” ucap Yayat-sapaan akrab pelatih Hidayat.
Pertandingan semifinal pertama akan menjadi salah satu penentu langkah Persiku selanjutnya. Jika hanya imbang atau kalah di kandang, tentu bisa menjadi kerugian bagi Sugeng Riyadi dkk. Karena saat pertandingan semifinal kedua, Persiku akan bertandang ke Kendal, markas Persik. (ham/aji)