TAMU ALLAH: Jamaah haji kloter 1 asal Kabupaten Tegal diberangkatkan ke tanah suci kemarin (9/8). (IRAWAN WIBISONO/RASO)
TAMU ALLAH: Jamaah haji kloter 1 asal Kabupaten Tegal diberangkatkan ke tanah suci kemarin (9/8). (IRAWAN WIBISONO/RASO)
TAMU ALLAH: Jamaah haji kloter 1 asal Kabupaten Tegal diberangkatkan ke tanah suci kemarin (9/8). (IRAWAN WIBISONO/RASO)
TAMU ALLAH: Jamaah haji kloter 1 asal Kabupaten Tegal diberangkatkan ke tanah suci kemarin (9/8). (IRAWAN WIBISONO/RASO)

BOYOLALI – Sebanyak enam jamaah kelompok terbang (kloter) 1 asal Kabupaten Tegal gagal berangkat ke tanah suci dengan berbagai sebab. Tiga diantaranya sakit dan harus dirawat di rumah sakit. Sisanya memutuskan pindah ke kloter lain.

Tiga jamaah yang sakit atas nama Tarmidzi Asyari Usman, Sukeni Harun Dakang dan Siti Laila Warsono. Ketiganya diketahui sakit sejak dalam perjalanan dari Tegal dan langsung dirujuk ke RSUD Dr. Moewardi, Solo setelah menjalani tes kesehatan.

Hingga jadwal pemberangkatan pukul 16.40, ketiganya dinyatakan belum mendapatkan rekomendasi dari dokter sehingga pemberangkatan ke ke tanah suci ditunda.

“Nanti kalau kesehatan sudah memungkinkan, bisa diikutkan ke kloter berikutnya. Dari tiga orang itu, dua diantaranya jamaah dan satu orang pendamping,” kata Kasubag Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Adisumarmo Agus Widakdo, Selasa (9/8).

Sementara untuk tiga jamaah lainnya, lanjut Agus, melakukan perpindahan kloter sehingga sejak kedatangan di embarkasi, tiga CJH atas nama Laili Sulasiah Sayidi, Fathurrohman Sobirun Nawawi dan Masrukhi Kholil tidak bersama rombongan.