Kangen Main Crush Gear, Adu Kekuatan di Taman KB

Lebih dekat dengan Komunitas Crush Gear Semarang

1519
BELUM PUNAH : Beberapa anggota Komunitas Crush Gear Semarang bermain di saat hari libur, tepatnya di Kawasan Taman KB Semarang, baru-baru ini. (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG)
BELUM PUNAH : Beberapa anggota Komunitas Crush Gear Semarang bermain di saat hari libur, tepatnya di Kawasan Taman KB Semarang, baru-baru ini. (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG)
BELUM PUNAH : Beberapa anggota Komunitas Crush Gear Semarang bermain di saat hari libur, tepatnya di Kawasan Taman KB Semarang, baru-baru ini. (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG)
BELUM PUNAH : Beberapa anggota Komunitas Crush Gear Semarang bermain di saat hari libur, tepatnya di Kawasan Taman KB Semarang, baru-baru ini. (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG)

Bagi pencinta film anime, tentu tidak asing dengan film berjudul Crush Gear? Ya film yang sempat melegenda di awal tahun 2000-an ini, selain hadir dalam versi anime, ternyata hadir dalam versi mainan yang mirip dengan mobil mini 4 WD. Biasanya digunakan untuk adu kecepatan, namun untuk Crush Gear tidak mengandalkan kecepatan melainkan adu kuat antar mobil mini 4 WD. Di Semarang kini hadir komunitas Crush Gear Semarang, yang merupakan wadah bagi para pencinta mobil battle mini 4WD. Seperti apa?

SEPERTI dalam filmnya. Mini 4 WD Crush Gear puluhan varian. Salah satu yang terkenal adalah Black Garuda Eagle , Shooting Phantom, Garuda Phoenix, Garuda Eagle, Gaiki dan masih banyak lagi. Crush Gear adalah sebuah permainan mobil battle mini 4WD, dimana antara satu mobil dan mobil yang lainnya akan diadu. Akan tetapi, aduan yang ini berbeda dengan Tamiya, yang mengadu kecepatan, Crush Gear lebih mengadu kekuatan.

“Dibentuknya komunitas ini berawal dari kerinduan kami pada Crush Gear. Akhirnya saya bersama teman lainnya, membeli mainan tersebut dan membuat Komunitas Crush Gear Semarang beberapa tahun terakhir,” kata Ahmad Topik, pentolan Komunitas Crush Gear Semarang.

Anggota komunitas hanya belasan orang, mayoritas berusia 18 sampai 30 tahun. Setiap bertemu, selain sharing tips dan trik, komunitas ini juga mengadu kekuatan mobil andalan mereka yang dilakukan rutin setiap Minggu pagi di area Car Free Day (CFD) Taman KB. “Anggota komunitas, kebanyakan sudah bekerja. Jadi ya bisa ngumpulnya saat libur,” ungkapnya.

Selain membeli dalam bentuk jadi, mereka yang tergabung dalam komunitas ini, menyukai battle Crush Gear. Bahkan, ada yang merangkai mobil sendiri sesuai dengan kreasi dan imajinasi yang diinginkan. “Kalau yang buat koleksi, tentu tidak mau battle, hanya dibuat hiasan rumah saja,” ungkapnya.