Cemburu, Teman Ditusuk Obeng hingga Tewas

740
TKP: Kamar kos Wisma Tiara nomor 13 Desa Montongsari RT 03 RW 04, Kecamatan Weleri yang menjadi lokasi pembunuhan. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TKP: Kamar kos Wisma Tiara nomor 13 Desa Montongsari RT 03 RW 04, Kecamatan Weleri yang menjadi lokasi pembunuhan. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
 TKP: Kamar kos Wisma Tiara nomor 13 Desa Montongsari RT 03 RW 04, Kecamatan Weleri yang menjadi lokasi pembunuhan. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

TKP: Kamar kos Wisma Tiara nomor 13 Desa Montongsari RT 03 RW 04, Kecamatan Weleri yang menjadi lokasi pembunuhan. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KENDAL – Gara-gara dibakar api cemburu lantaran teman kencannya diganggu, seorang pria tega menusuk temannya hingga tewas. Korban bernama Supriyanto, warga Panaruban, Weleri. Sedangkan pelaku diduga kuat bernama Fatkhulah, warga Kelurahan Bandengan, Kota Kendal.

Aksi pembunuhan itu terjadi di kamar nomor 13 rumah kos Wisma Tiara, Desa Montongsari RT 03 RW 04, Kecamatan Weleri, Rabu (3/8) malam. Kamar kos itu dihuni Ismaroh, 22, teman kencan pelaku. Setelah menusuk korban dengan obeng, pelaku langsung kabur. Hingga kemarin, pelaku masih diburu aparat Reskrim Polres Kendal.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Semarang menyebutkan, kejadian itu bermula saat pelaku dan korban mengadakan reuni bersama teman-temannya dengan menggelar acara bakar ikan di depan rumah kos tersebut. ”Selain bakaran ikan, ada juga pesta miras. Jadi, mereka minum-minum bersama sampai mabuk berat,” ujar Lukita Sari, 20, penghuni kamar kos nomor 15 kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (4/8).
 
Diakuinya, sebelum kejadian, korban yang dalam kondisi mabuk berat membuat kerusuhan dengan menggedor-gedor semua pintu kamar kos. ”Pintu kos saya juga digedor-gedor, disuruh keluar untuk diajak pesta miras dan karaoke,” katanya.
 
Saksi lain, Siska Mertania, juga penghuni kos mengatakan, jika korban sempat masuk ke kamar Ismaroh, teman wanita pelaku. Hal itulah yang membuat pelaku naik pitam. ”Korban sempat diperingatkan, tapi tetap nekat masuk ke kamar Ismaroh yang saat itu sedang tidur,” paparnya.