GELAR PERKARA : Kepala BNNP Jateng, Kombes Pol Tri Agus Heru Prasetyo memimpin gelar perkara kasus narkoba di kantor Badan Nasional Narkotika Provinsi (BNNP) Jateng, Rabu (27/7) kemarin. (ADITYA DWI R/ Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG – Tersangka kasus narkoba yang ditangkap Badan Nasional Narkotika Provinsi (BNNP) Jateng, Agus Imakudin (AI), diduga pemain lama dalam menggunakan narkoba. Terbukti, berdasarkan hasil pemeriksaan Tim BNNP Jateng, tersangka yang juga Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Kudus ini, kerap menggunakan narkoba 2 sampai 3 kali dalam seminggu.

”Berdasarkan pengakuan tersangka, satu minggu bisa mengonsumsi (sabu-sabu, Red) 2 sampai 3 kali,” kata Kepala BNNP Jateng, Kombes Pol Tri Agus Heru Prasetyo di sela gelar perkara Rabu (27/7) kemarin.

Tri Agus menegaskan bahwa pemberantasan narkoba akan dilakukan secara tegas tanpa pandang bulu. Bahkan penangkapan terhadap anggota dewan tersebut, mendapatkan apresiasi dan disambut baik di kalangan anggota dewan lainnya. ”Kabid Brantas (Kepala Bidang Pemberantasan, Red) ini juga dapat respons positif dari dewan di Kudus. Mereka ingin adanya tes urine. Ini permintaan dari Ketua DPRD Kabupaten Kudus,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Tri Agus berjanji akan melakukan pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan anggota dewan. Hanya saja, pihaknya belum bisa memastikan jadwal kapan dilakukan inspeksi mendadak (sidak) tes urine kepada anggota DPRD Kudus. ”Ya, pasti dilakukan harus mendadak (tiba-tiba, Red). Tapi kami belum menentukan waktunya,” pungkasnya.

Sementara itu, menurut pengakuan istri AI, berinisial N, perempuan bernisial VA yang ditangkap bersama anggota legislatif dari PDI Perjuangan tersebut, sebelumnya seorang SPG. Dekat dengan AI baru sekitar satu tahun. ”Iya suami saya ditangkap BNN bersama wanita, namanya Verolia Agustin. Sudah satu tahun suami saya kenal dia,” kata N, saat dikonfirmasi waktu lalu melalui ponselnya. (mha/ida/ce1)