Gelar Audisi di Solo

699
SIAP TANDING: Para petarung dari Sasana Lindu Aji Semarang yang akan mengikuti audisi mendapat motivasi dari Pembina, Ikhwan Ubaidillah, tadi malam. (IST)
SIAP TANDING: Para petarung dari Sasana Lindu Aji Semarang yang akan mengikuti audisi mendapat motivasi dari Pembina, Ikhwan Ubaidillah, tadi malam. (IST)
SIAP TANDING: Para petarung dari Sasana Lindu Aji Semarang yang akan mengikuti audisi mendapat motivasi dari Pembina, Ikhwan Ubaidillah, tadi malam. (IST)
SIAP TANDING: Para petarung dari Sasana Lindu Aji Semarang yang akan mengikuti audisi mendapat motivasi dari Pembina, Ikhwan Ubaidillah, tadi malam. (IST)

SEMARANG – One Pride MMA (mixed martial arts), event fighting terbesar di Indonesia, saat ini tengah mencari petarung untuk tampil di TVOne pada akhir Agustus atau awal September mendatang. Seleksi akan berlangsung di Jakarta dan Solo. Untuk Solo, audisi petarung akan digelar di GOR Bulu Tangkis Manahan, Solo, 6 Agustus mendatang.

Di Solo, audisi akan dipimpin oleh Gunawan Wijaya dan Sony Rambing. Gunawan Wijaya adalah karateka kyokushinkai yang sudah sering memimpin laga di One Pride MMA sebagai wasit atau juri. Sementara Sony Rambing adalah mantan juara tinju amatir dan profesional.

Gunawan mengatakan, audisi terbuka bagi siapa saja. Petarung yang berminat bisa mendaftar secara langsung di GOR Bulu Tangkis Manahan pada 6 Agustus pukul 07.00 – 10.00 dan tidak dipungut biaya. Dijelaskan, aspek penilaian meliputi tendangan, pukulan, kuncian, bantingan dan fight. Lima aspek tersebut akan diakumulasi nilainya, dan yang memenuhi kriteria akan terpilih tampil di One Pride MMA. “Tidak ada batasan berapa yang akan dipilih. Berapapun yang memenuhi kriteria, akan lolos audisi,” jelas Gunawan.

Sementara Sasana Lindu Aji Semarang siap mengirimkan 10 petarungnya. Di antaranya muka lama seperti Suryanto, Winandi, dan Erik. Sasana Lindu Aji cukup disegani di arena One Pride MMA. Salah satu yang beberapa kali tampil di One Pride MMA dan sering menang adalah Ngabdi, mantan pegulat Jateng. “Kita akan terus mencetak dan mengirim petarung di One Pride MMA. Event tersebut cukup punya gengsi dan menjadi wadah yang tepat untuk menjadi arena atlet kita bertarung,” jelas Ikhwan Ubaidillah, Pembina Sasana Lindu Aji Semarang. (smu)