KERJASAMA: Perwakilan dari SMC dan KAI Korea Selatan saat memberikan buku kepada Bupati Kendal, Mirna Annisa secara simbolis, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KERJASAMA: Perwakilan dari SMC dan KAI Korea Selatan saat memberikan buku kepada Bupati Kendal, Mirna Annisa secara simbolis, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KERJASAMA: Perwakilan dari SMC dan KAI Korea Selatan saat memberikan buku kepada Bupati Kendal, Mirna Annisa secara simbolis, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KERJASAMA: Perwakilan dari SMC dan KAI Korea Selatan saat memberikan buku kepada Bupati Kendal, Mirna Annisa secara simbolis, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL—Sebanyak 60 sekolah tingkat SMA dan SMK di Kendal mendapatkan bantuan buku perpustakaan dari Korean Aerospace Industries (KAI) dan Sacheon Multicultural Center (SMC). Buku-buku yang diberikan adalah pelajaran sekolah dan kewirausahaan.

Pemberian bantuan buku meruapakan dukungan dari Korea untuk memajukan pendidikan di Kendal. “Sebagai bentuk kepedulian dari kami karena pemerintah Kendal telah memberikan kemudahan kepada kami selama ini, terutama dalam hal pertukaran pelajar dan budaya,” ujar Perwakilan SMC, Koo Gwan Hyuk, Rabu (27/8).

Kedatangannya ke Kendal bersama Lembaga Pendidikan Keterampilan (LPK) Jinju, yang sebelumnya sudah dua kali mendatangkan pelajar Korsel untuk belajar budaya lokal Kendal seperti membatik, pewayangan, menari dan bercocok tanam.

Dengan pemberian buku, ia berharap sumber daya manusia di Kendal semakin baik dan bisa memajukan Indonesia di masa depan. “Ke depan, kami berencana memberikan bantuan buku perpustakaan juga untuk sekolah setingkat SMP di Kendal ini,” tuturnya.

Bupati Kendal Mirna Annisa menyambut baik bantuan tersebut. Hal ini sangat bermanfaat bagi perkembangan pendidikan di wilayahnya. “Titik awal yang baik ini harus kita manfaatkan sebaik mungkin,” tandasnya.

Mirna menghendaki kerja sama pertukaran pelajar dari Kendal bisa berkunjung dan belajar di Korea. “Ini kerjasama yang baik. Hasilnya memang tidak bisa langsung terlihat sebab yang kita bangun ini adalah generasi muda yang diharapkan bisa berfikir maju untuk Kendal lebih baik kedepan,” tambahnya.

Perwakilan KAI, Lee Jeong Ki, menambahkan, masyarakat Korea Selatan memiliki ikatan dengan Indonesia. Mengingat banyaknya tenaga kerja Indonesia yang berada di sana. Bahkan KAI merupakan salah satu perusahaan yang menggunakan tenaga kerja Indonesia, dalam mengembangkan industri pesawat terbang di Korsel.“Bantuan buku ini mungkin tak seberapa, namun harapannya dapat membantu memajukan pendidikan Indonesia. Selain itu, kami berharap Korsel dan Indonesia dapat bekerjasama dan ekonomi negeri ini semakin berkembang,” paparnya. (bud/zal)