TAK KERASAN: Pemain bek sayap Topas Pamungkas memastikan tidak ingin berlama-lama di PSIS. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TAK KERASAN: Pemain bek sayap Topas Pamungkas memastikan tidak ingin berlama-lama di PSIS. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TAK KERASAN: Pemain bek sayap Topas Pamungkas memastikan tidak ingin berlama-lama di PSIS. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TAK KERASAN: Pemain bek sayap Topas Pamungkas memastikan tidak ingin berlama-lama di PSIS. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Kerjasama tim PSIS Semarang dengan bek sayap Topas Pamungkas berakhir. Bek yang direkrut pada masa persiapan menghadapi Indonesian Soccer Championship (ISC) B memilih mengakhiri kontrak dengan tim berjuluk Mahesa Jenar.

Manajer tim PSIS, Wahyu ‘Liluk’ Winarto membenarkan mengenai kabar mundurnya Topas. “Topas sudah dua kali meminta kepada saya ingin mengakhiri kontrak dengan tim. Yang pertama beberapa hari yang lalu namun saya suruh dia untuk berfikir dahulu, dan akhirnya siang kemarin Topas memastikan diri untuk mundur dari tim,” kata Liluk.

Kabar lain menyebutkan, Topas akan kembali bergabung dengan tim lamanya yaitu PSIM Jogjakarta. Maklum saja, bursa transfer tengah musim saat ini masih berlangsung hingga tanggal 7 Agustus 2016 mendatang.

Selain itu, kabar lain juga menyebutkan Topasakan kembali berlaga di pentas Pro Futsal League (PFL). Maklum saja, eks pemain Timnas futsal itu sebelumnya juga berlaga di pentas PFL bersama tim Electric PLN. “Prinsipnya kami tidak ada masalah, karena kalau dipaksa bertahan juga akan percuma kalau memang Topas sudah tidak ingin bergabung dengan tim. Mungkin prosesnya akan kami selesaikan dalam beberapa hari ke depan,” sambungnya.

Dengan mundurnya Topas berarti saat ini coach Eko Riyadi hanya memiliki stok tiga pemain bek sayap yaitu Safrudin Tahar dan Fajar Bagus Bintoro yang masuk dalam the winning team PSIS dan juga Andreanto sebagai pemain pelais.

Lebih lanjut Liluk mengatakan, saat ini manajemen tim Mahesa Jenar juga belum berencana untuk memburu pemain anyar untuk mengisi kekosongan di pon Topas Pamungkas. PSIS kata Liluk, kemungkinan baru akan meramaikanbusa transfer ketiga di masa babak 16 besar mendatang. “Karena kalau sekarang pemain-pemain yang berkualitas pastinya juga sudah bergabung dengan tim-tim lain. Jadi kami memilih untuk memaksimalkan pemain yang ada dulu, meskipun tidak menutup kemungkinan ada rekrutan pemain baru yang memang benar-benar berkualitas,” bebernya. (bas/smu)